Aktivitas di Pabrik Ammoniak-Urea II Petrokimia Gresik. Istimewa
Aktivitas di Pabrik Ammoniak-Urea II Petrokimia Gresik. Istimewa

Petrokimia: Penyesuaian Harga Gas Bumi Mampu Hemat Rp743,97 Miliar

Ekonomi pupuk indonesia
ant • 04 Juli 2020 20:03
Gresik: Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengapresiasi kebijakan penyesuaian harga gas bumi oleh pemerintah. Dengan kebijakan itu, pihaknya optimistis mampu menghemat biaya produksi pupuk mencapai Rp743,97 miliar per tahun.
 
"Ini juga akan berdampak pada penurunan biaya subsidi pupuk yang harus dibayarkan pemerintah," kata Rahmad, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 4 Juli 2020.
 
Rahmad mengatakan, penyesuaian harga gas bumi itu diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) Nomor 89K/10/MEM/2020 tanggal 13 April 2020 tentang Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri. Sebagai perusahaan anggota holding Pupuk Indonesia, Petrokimia optimistis dalam menghadapi persaingan global.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami tetap optimistis penurunan harga ini sangat membantu meningkatkan efisiensi perusahaan dalam menghadapi persaingan global. Efisiensi ini sejalan dengan program transformasi bisnis yang digalakkan Petrokimia Gresik sejak 2019,: kata Rahmad.
 
Rahmad menyebutkan, gas bumi merupakan bahan baku utama untuk memproduksi pupuk bersubsidi jenis urea, ZA, dan NPK. Porsi gas bumi untuk produksi pupuk urea mencapai 70 persen. Sementara harga gas bumi yang selama ini diperoleh Petrokimia Gresik dari sejumlah pemasok cukup tinggi, rata-rata di angka USD7,45 per MMBTU (Million British Thermal Units).
 
"Harga USD7,45 per MMBTU ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan pabrik pupuk lainnya di Indonesia. Dan sangat tinggi jika dibandingkan dengan negara lainnya di Asia Tenggara seperti Vietnam, Malaysia, dan lain sebagainya," ujar Rahmad.
 
Oleh karena itu, dengan adanya beleid baru dari Kementerian ESDM, Petrokimia Gresik akan menerima harga gas bumi pada kisaran USD6 per MMBTU. Rahmad juga menyebut industri pupuk mendapat penyesuaian harga pada titik serah pengguna (plant gate) ditetapkan pada kisaran harga USD6 per MMBTU.
 
"Saat ini, semua proses bisnis sudah pada tahapan paling efektif dan efisien, sehingga harga pokok penjualan produk Petrokimia Gresik menjadi lebih kompetitif," katanya.
 
Rahmad juga menjelaskan bahwa penurunan harga gas bumi tidak hanya berdampak pada peningkatan daya saing perusahaaan saja, melainkan dapat dirasakan juga oleh pemerintah melalui efisiensi subsidi.
 
Semakin kecil harga pokok produksi pupuk, maka anggaran subsidi yang dibayarkan pemerintah kepada Petrokimia Gresik dapat semakin efisien. Mengingat pada tahun 2020 ini, alokasi pupuk bersubsidi yang wajib disalurkan oleh Petrokimia Gresik sebesar 4,1 juta ton atau 52 persen dari total alokasi nasional (7,9 juta ton) yang menjadi tanggung jawab Pupuk Indonesia.
 
“Pemerintah akan mendapatkan manfaat berupa penghematan anggaran subsidi dalam APBN, atau dapat meningkatkan volume produksi pupuk bersubsidi, atau bisa juga dengan menyesuaikan harga eceran tertinggi (HET) yang terjangkau untuk petani,” terang Rahmad.
 
Dengan begitu, kata Rahmad, selain pemerintah, petani secara tidak langsung juga dapat menikmati atau mendapat multiplier effect dari kebijakan penuruan gas ini. Petrokimia Gresik sendiri juga bisa memanfaatkan efisiensi yang ada untuk meningkatkan kualitas produk.
 
“Selain mendapat manfaat harga yang lebih terjangkau, petani juga bisa menikmati peningkatan kualitas produk dan tentunya juga pelayanan dari Petrokimia Gresik,” ujar Rahmad.
Saat ini, Petrokimia Gresik memiliki 31 pabrik (pupuk dan non-pupuk) dengan kapasitas total 8,9 juta ton per tahun. Adapun pabrik yang menggunakan gas bumi sebagai bahan baku sebanyak 15 unit, yaitu dua unit pabrik amoniak (bahan baku Urea) kapasitas produksi 1,1 juta ton per tahun, dua unit pabrik urea kapasitas satu juta ton per tahun, tiga unit pabrik ZA kapasitas 750 ribu ton per tahun, serta delapan unit pabrik NPK kapasitas 2,7 juta ton.
 
(ALB)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif