Ilustrasi Kartu Prakerja - - Foto: dok Antara
Ilustrasi Kartu Prakerja - - Foto: dok Antara

Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka untuk 800 Ribu Peserta

Ekonomi Kartu Prakerja
Eko Nordiansyah • 07 Agustus 2020 17:47
Jakarta: Pemerintah membuka pendaftaran gelombang IV untuk program kartu prakerja mulai Sabtu, 8 Agustus 2020. Jumlah kuota penerima kartu prakerja ditingkatkan menjadi 800 ribu orang.
 
Langkah ini diambil usai diterbitkannya Peraturan Menteri Koordinator bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja.
 
Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 Tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan terdapat sejumlah perubahan dalam Permenko 11/2020 tersebut. Program Kartu Prakerja yang semula hanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas serta daya saing angkatan kerja, kini juga digunakan untuk pengembangan kewirausahaan.

 
"Permenko ini juga memberikan prioritas pada pekerja dan pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak pandemi covid-19, namun belum tersentuh oleh bantuan sosial," kata Susiwijono yang juga Sekretaris Komite Cipta Kerja dalam videoconferencedi Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2020.
 
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menambahkan perbaikan tata kelola yang dijabarkan pada Permenko 11/2020 itu bersifat progresif. Artinya mulai diimplementasikan pada gelombang IV dan seterusnya.
 
"Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja secara bertahap akan menyesuaikan prosedur operasi dan sistem sesuai dengan Perpres dan Permenko. Data kelompok yang dikecualikan untuk menerima kartu prakerja dari kementerian/lembaga pun diperlukan," ungkap dia.
 
Sama seperti sebelumnya, dana bantuan pelatihan akan ditransfer ke rekening virtual account penerima begitu ditetapkan sebagai penerima kartu prakerja. Jika dalam waktu 30 hari tidak digunakan, akan dicabut kepesertaannya secara sistem, dan dana tersebut akan kembali ke kas negara.
 
"Mitra digital platform dan lembaga pelatihan agar menyesuaikan juga dengan aturan yang ada," jelas dia.
 
Bersamaan dengan pembukaan gelombang IV, Manajemen Pelaksana juga menerima usulan kemitraan dari beberapa calon digital platform dan mitra pembayaran. Sesuai dengan Permenko baru, penetapan mitra didasarkan atas prinsip transparan, akuntabel, adil, terbuka, bersaing, efektif, dan efisien.
 
Untuk mengevaluasi dampak program ini terhadap kondisi kebekerjaan dan kondisi sosial ekonomi penerima, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja juga telah merilis survei kebekerjaan pertama. Sementara informasi lebih lanjut, penerima kartu prakerja dapat mengakses dashboard peserta pada situs resmi kartu prakerja.

 
(Des)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif