NEWSTICKER
Rupiah. Foto : MI/Ramdani.
Rupiah. Foto : MI/Ramdani.

BI Pastikan Distribusi Uang Rupiah Bebas Korona

Ekonomi bank indonesia Virus Korona
Husen Miftahudin • 16 Maret 2020 18:57
Jakarta: Bank Indonesia (BI) memastikan uang rupiah yang didistribusikan ke masyakarat bebas dari potensi penyebaran virus korona. Uang rupiah yang didistribusikan telah melalui proses pengolahan khusus agar terhindar dari penyebaran covid-19.
 
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko menjelaskan proses pengolahan khusus uang rupiah tersebut. Di antaranya dengan melakukan pengkondisian terhadap setoran uang yang diterima dari perbankan atau Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) berupa karantina selama 14 hari.
 
"Kemudian dilanjutkan dengan proses penyemprotan disinfektan sebelum dilakukan pengolahan dan didistribusikan kembali kepada masyarakat," ujar Onny dalam keterangan tertulis yang dinukil melalui laman resmi BI, Senin, 16 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya memperkuat higienitas dari SDM dan perangkat yang digunakan dalam pengolahan uang rupiah. Terakhir, melakukan koordinasi dengan perbankan atau PJPUR untuk menerapkan langkah-langkah dalam pengolahan uang rupiah dengan memerhatikan aspek Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3) dari sisi SDM maupun perangkat pengolahan uang rupiah.
 
Langkah tersebut, ungkap Onny, sejalan dengan koordinasi dan sinergi antara BI, pemerintah, dan otoritas terkait dalam menempuh langkah-langkah kolektif untuk melakukan pemantauan, asesmen, dan mitigasi implikasi penyebaran virus korona.
 
Hal ini juga berjalan beriringan dengan komitmen bank sentral dalam menyelenggarakan tugas dan layanan publik untuk memastikan terjaganya stabilitas moneter, stabilitas keuangan, terselenggaranya layanan sistem pembayaran yang aman, lancar, andal, efisien, serta memastikan ketersediaan uang rupiah di masyarakat.
 
"Ke depan, Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas lainnya guna mencermati dan memantau perkembangan penyebaran covid-19 termasuk implikasinya terhadap perekonomian nasional," pungkas Onny.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif