Ilustrasi bahan pokok - - FOTO: MI/Bary Fathahilah
Ilustrasi bahan pokok - - FOTO: MI/Bary Fathahilah

Pemerintah Harus Jamin Harga Pangan Stabil di Tengah Covid-19

Ekonomi Virus Korona bahan pokok
Suci Sedya Utami • 25 Maret 2020 19:23
Jakarta: Pemerintah diminta menjamin harga pangan dan kebutuhan logistik aman dan terkendali selama menerapkan social distancing atau berkegiatan di rumah. Pasokan pangan penting selama menghadapi penyebaran virus korona (covid-19).
 
Kepala Center of Food, Energy and Sustainable Development Indef Abra Talattov mengatakan dalam masa darurat, masyarakat mulai melakukan aksi memborong bahan pokok sehingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga.

 
"Jika tidak diantisipasi dengan ketersediaan stok pangan yang cukup, bahkan kalaupun cukup tapi ada pihak-phak tertentu yang melakukan penimbunan juga akan berdampak ke kenaikan harga," kata Abra dalam sebuah diskusi yang lansir di akun youtube resmi Indef, Rabu, 25 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya kenaikan harga bahan pokok tercermin dari kondisi pergerakan harga sejak awal tahun hingga 23 Maret lalu. Beberapa komoditas mengalami kenaikan seperti gula pasir yang naik hingga 31 persen atau sejak awal Maret naik 18 persen, bawang putih naik 36 persen, cabai rawit naik 18 persen dan bawang merah naik 5,5 persen.
 
Untuk meredam lonjakan harga tersebut, pemerintah mesti memetakan secara akurat stok pangan nasional. Terutama di wilayah jalur merah (red zone) atau zona darurat. Ia bilang harus ada pengalihan pasokan dari wilayah yang memiliki banyak pasokan ke red zone.
 
Sementara itu, aksi borong (panic buying) dapat diantisipasi dengan melakukan pengawasan secara ketat ke pasar-pasar termasuk platform jual beli online. Lebih lanjut, pergerakan nilai tukar rupiah perlu dicermati lantaran turut berimplikasi pada harga kebutuhan pokok.
 
"Jadi kalau impor meningkat di masa mendatang dengan rupiah yang anjlok otomatis akan bertransmisi ke harga jual di tingkat konsumen," jelas Abra.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif