NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: dok MI.
Ilustrasi. Foto: dok MI.

Tunggu Akhir Maret, Pertamina Berpotensi Turunkan Harga BBM

Ekonomi pertamina minyak mentah
Antara • 23 Maret 2020 11:39
Jakarta: PT Pertamina (Persero) berpotensi memberikan pilihan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jika harga minyak dunia tetap di posisi rendah sampai akhir bulan ini.
 
"Jika sampai akhir bulan ini harga minyak dunia tetap di posisi rendah, maka dimungkinkan bagi Pertamina untuk melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi," kata VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 23 Maret 2020.
 
Ia menjelaskan, harga BBM ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain harga minyak dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar, dan inflasi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perhitungan harga jual BBM nonsubsidi dan nonpenugasan ditetapkan Pertamina periodik bulanan dengan mempertimbangkan salah satunya adalah perkembangan harga minyak dan harga BBM di pasaran.
 
Adapun untuk harga BBM subsidi dan penugasan adalah kewenangan pemerintah untuk penetapan harga jualnya.
 
Pertamina sudah melakukan penurunan harga BBM nonsubsidi sejak Februari lalu dan harga BBM Pertamina yang berlaku saat ini masih kompetitif (lebih rendah dari harga penjual BBM lainnya).
 
Ia menjelaskan, Pertamina terus memantau pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar sebagai faktor utama yang menentukan harga BBM.
 
Harga jual BBM nonsubsidi Pertamina di SPBU saat ini adalah:
 
Jenis Gasoline:
Pertamax Turbo (RON 98) Rp9.850 per liter.
Pertamax (RON 92) Rp9.000 per liter.
Pertalite (RON 90) Rp7.650 per liter.
 
Jenis Gasoil:
Pertamina Dex (CEN 53) Rp10.200 per liter.
Dexlite (CEN 51) Rp9.500 per liter.
 
"Pada prinsipnya Pertamina selaku operator akan menyesuaikan dengan peraturan pemerintah. sampai saat ini harga BBM mengacu pada ketentuan dari ESDM, dan Pertamina selalu comply dengan hal tersebut. Apabila nanti ada perubahan peraturan atau kebijakan, Pertamina akan menyesuaikan," katanya.

 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif