Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO: dok MI
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO: dok MI

Virus Korona Ganggu Arus Kas Pertamina-PLN

Ekonomi pertamina pln Virus Korona kementerian bumn
Suci Sedya Utami • 04 April 2020 07:57
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui jika cashflow atau arus kas milik PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) ikut terpapar virus covid-19. Pasalnya, pandemi virus korona membuat nilai tukar rupiah tersungkur menembus level Rp16 ribu per USD saat ini.
 
Babak belur mata uang tersebut, kata Erick, tentu memengaruhi kinerja keuangan dua perusahaan energi nasional ini. "Cashflow Pertamina dan PLN akan terganggu dengan menurunnya kurs rupiah," tutur Erick, saat virtual rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Jumat, 3 April 2020.
 
Apalagi, sebut Erick, PLN memiliki surat utang (bond) senilai Rp350 triliun yang sebagian besar dalam bentuk mata uang dolar dan mulai harus dibayarkan. Sementara itu, Pertamina juga selama ini mengimpor minyak dengan mata uang USD.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain penjualan BBM saat ini juga mengalami penurunan seiring dengan banyaknya masyarakat yang memilih berada di rumah untuk menghindari sebaran virus. Hal ini tentu memengaruhi pendapatan perseroan.
 
Kendati demikian, lanjut Erick, dirinya dan manajemen perusahaan akan berusaha agar dampak covid-19 bisa diminimalisir terhadap kinerja perusahaan. "Kemarin kita sudah rapat juga dengan direksi Pertamina untuk benar-benar bagaimana cashflow mereka jangan sampai merah nantinya," pungkas Erick.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif