Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Kreditur TELE Setuju Usulan Perdamaian tentang Proses PKPU

Ekonomi Emiten
Angga Bratadharma • 05 Januari 2021 10:03
Jakarta: Para kreditur PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) menyetujui usulan perdamaian yang diajukan TELE. Persetujuan tersebut terkait dengan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang saat ini sedang berproses di pengadilan.
 
Corporate Secretary TELE Semuel Kurniawan mengatakan voting terhadap proposal perdamaian diputuskan dalam rapat kreditur yang diselenggarakan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) pada Senin, 4 Januari 2021.
 
"Para kreditur yang hadir dalam pertemuan hari ini telah melakukan voting dan total suara yang setuju dengan proposal perdamaian tersebut mencapai 100 persen. Para kreditur terdiri dari perbankan, pemegang obligasi, kreditur utang dagang, dan kreditur lainnya," kata Semuel, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 5 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


TELE sebelumnya telah secara resmi mengajukan skema perdamaian dengan para kreditur terdaftar dan menawarkan proposal pembayaran kewajiban dengan para kreditur agar usaha perseroan tetap dapat berjalan normal.
 
Kini dengan adanya persetujuan perdamaian itu, lanjut Semuel, TELE dapat fokus untuk melanjutkan kegiatan usahanya di bidang telekomunikasi seperti sedia kala sehingga dapat memberikan keuntungan kepada para kreditur dan pemegang saham.
 
Semuel menegaskan TELE siap bangkit ke depan untuk meneruskan bisnis yang sudah ada. TELE percaya peluang bisnis telekomunikasi di tengah pandemi seperti sekarang ini sangat potensial khususnya untuk layanan data. Keyakinan muncul karena TELE sudah mendapatkan dukungan penuh dari Telkomsel.
 
"Dan TELE sudah memiliki jaringan bisnis yang sudah in-place sehingga ke depan dapat digunakan untuk mengkapitalisasi pertumbuhan digital telekomunikasi di Indonesia," ucapnya.
 
Saat ini, kelangsungan usaha dan operasi TELE masih berjalan dengan stabil. Menurut Semuel, TELE akan bersifat kooperatif dan siap tetap berkomitmen untuk memenuhi semua tanggung jawab finansial perseroan kepada para kreditur.
 
Pada Senin, 4 Januari 2020, Majelis Hakim Niaga Pengadilan Niaga pada PN Jakpus yang memeriksa dan memutus perkara PKPU telah membacakan putusan pengesahan (homologasi) rencana perdamaian PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk, PT Telesindo Shop, PT Simpatindo Multi Media, PT Perdana Mulia Makmur, dan PT Poin Multi Media Nusantara.
 
Oleh karenanya, rencana perdamaian yang telah di homologasi itu telah sah mengikat dan efektif antara para debitur dan para kreditor. Dengan demikian PKPU terhadap PT Tiphone Mobile Indonesia, Tbk dan kawan-kawan telah berakhir serta perseroan akan beroperasi normal dengan tetap menjalankan perjanjian perdamaian yang telah dihomologasi tersebut.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif