Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Kinerja Ekspor Pertanian Riau Tumbuh Positif di 2021

Ekonomi pertanian Petani
Antara • 05 Agustus 2021 07:10
Tanjungpinang: Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memaparkan kinerja ekspor komoditas pertanian di daerah itu sepanjang 2021 terus tumbuh positif kendati di tengah situasi pandemi covid-19. Dengan dasar itu, sektor pertanian perlu terus dioptimalkan di masa mendatang.
 
Ansar mengatakan Pemprov Kepri siap berkolaborasi dengan Badan Karantina Pertanian selaku koordinator program gerakan tiga kali ekspor (Gratieks) guna menggerakkan, mendorong, dan mengawal ekspor khususnya di sektor pertanian.
 
"Harapan saya, para eksportir dan pengusaha lebih giat dan bersemangat lagi memasarkan produk pertanian Kepri, khususnya di wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan ke luar negeri," kata Ansar saat menjadi pembicara dalam video conference Sosialisasi Program Gratieks dan UU Nomor 21 Tahun 2019, di Tanjungpinang, dilansir dari Antara, Kamis, 5 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ansar menjelaskan, program Gratieks adalah gerakan peningkatan ekspor pertanian yang digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo guna menyatukan kekuatan seluruh pemegang kepentingan pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir.
 
Melalui program Gratieks ini diharapkan dapat mempercepat jalannya laju ekspor komoditas pertanian menuju ekosistem pertanian yang modern. Sektor pertanian menjadi kunci utama dalam meningkatkan dan memulihkan ekonomi nasional yang sempat terperosok akibat pandemi covid-19 berkepanjangan.
 
"Tiga kali ekspor bukan berarti setelah diekspor tiga kali lantas berhenti, tetapi ditingkatkan tiga kali lipat. Yang satu kali menjadi tiga, yang tiga kali menjadi sembilan kali, itu yang harus kita tingkatkan," ucapnya.
 
Ansar menyampaikan Pemprov Kepri memiliki beberapa strategi pengembangan pertanian, antara lain mengembangkan komoditas pertanian sesuai kesesuaian lahan, peluang pasar dan karakteristik budaya masyarakat, penguatan kelembagaan petani, serta mendorong terjadinya kemitraan yang saling menguntungkan dalam pengusahaan pertanian.
 
"Kita juga akan mengembangkan diversifikasi produk untuk memperoleh nilai tambah, serta upaya peningkatan mutu dan daya saing dalam memenuhi pasar ekspor, lalu mendorong keberlanjutan pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan," pungkasnya.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif