Maket ibu kota baru di Kementerian PUPR - - Foto: MI/ M Irfan
Maket ibu kota baru di Kementerian PUPR - - Foto: MI/ M Irfan

Perpaduan Arsitek dan Kepala Daerah Dinilai Paling Pantas Pimpin Ibu Kota Baru

Ekonomi Jokowi pemindahan ibukota Ibu Kota Baru Kepala Daerah arsitektur
Eko Nordiansyah • 23 Januari 2022 17:09
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) membocorkan kriteria yang pantas menduduki kursi Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Jokowi ingin pemimpin ibu kota baru tersebut memiliki latar belakang arsitek dan kepala daerah.
 
Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna menilai kriteria Jokowi untuk memilih pemimpin di IKN berdasarkan sejumlah alasan. Pertama, seorang arsitek dianggap mampu membangun inovasi baru dalam pembangunan kota yang kreatif efisien dan mampu dibanggakan di masa depan.
 
"Kedua, kalau kepala daerah, dia bisa mengelola organisasi dalam skala besar. Dia tahu anggaran. Jadi bukan hanya sebatas engineer, tapi pinter mengorganisir, mengelola organisasi, bekerja dengan sinergi," kata dia kepada wartawan, Minggu, 23 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yayat menambahkan perpaduan antara seorang arsitek dan kepala daerah jauh lebih mumpuni dalam membangun sebuah ibu kota baru, yang notabene membutuhkan sisi teknokrat sekaligus manajerial. Menurut dia, hal ini diharapkan bisa membuat kolaborasi antarpihak bisa lebih mudah.
 
"Orang-orang seperti ini mampu melobi kepada lembaga terkait, sumber pendanaan yang lebih kompetitif. Jadi seseorang yang betul-betul multitalenta dalam arti memang orang ini bisa melakukan kolaborasi," ungkapnya.
 
Nama Ridwan Kamil menjadi salah satu kandidat kuat calon pimpinan ibu kota Nusantara. Kang Emil, sapaan akrabnya merupakan seorang arsitek sebelum akhirnya terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat.
 
"Ridwan Kamil layak diberikan kesempatan untuk menuangkan kembali gagasannya. Reputasinya sudah diakui, karyanya banyak di mana-mana, memberikan warna lain. Kita perlu orang yang inovatif, kreatif dari sisi kemampuan arsitektur perkotaan, dan mensinergikan antar transportasi," ujar Yayat.
 
Dalam (UU) Ibu Kota Negara, IKN Nusantara memiliki visi sebagai kota dunia untuk semua yang dibangun dan dikelola dengan tujuan untuk menjadi kota berkelanjutan di dunia. Ini berarti kota yang mengelola sumber daya secara cepat guna dan memberikan pelayanan secara efektif dalam pemanfaatan sumber daya air dan energi yang efisien, pengelolaan sampah berkelanjutan.
 
Kemudian, kota ini juga bisa menerapkan moda transportasi terpadu, lingkungan layak huni, dan sehat, dan lingkungan alam dan binaan yang sinergis yang di dalamnya menetapkan IKN Nusantara sebagai kota di dalam hutan untuk memastikan kelestarian lingkungan dengan minimal 75 persen kawasan hijau.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif