Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Surge Bidik Pendapatan Rp180 Miliar dari Lelang Bandwidth Pertama via Daring

Ekonomi teknologi Emiten internet
Angga Bratadharma • 22 April 2022 07:53
Jakarta: PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melalui anak usahanya PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave) mengadakan program lelang bandwidth pertama secara daring bagi para penyedia jasa internet/Internet Service Provider (ISP). Upaya tersebut diharapkan berdampak positif terhadap laju bisnis di masa mendatang.
 
Melihat bagaimana sekarang perkembangan akses internet menjadi bagian penting dalam aktivitas keseharian masyarakat, CEO Surge Hermansjah Haryono mengajak para ISP lokal untuk menghadirkan konektivitas berkualitas tinggi dan lebih terjangkau bagi masyarakat.
 
Tak kurang dari satu bulan, tambahnya, hampir 50 persen kapasitas bandwith yang ditawarkan sudah habis terlelang. Hal ini karena proses yang sangat mudah, transparan, dan dengan harga yang tentunya sangat terjangkau. Dengan model lelang bandwidth secara daring ini, para ISP akan sangat mudah membeli bandwidth dari backbone provider.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Layaknya seperti belanja di marketplace. Ke depan, Surge akan terus mengembangkan kualitas jaringan dengan mengeksplorasi inovasi-inovasi terbaru dengan berbagai mitra teknologi dan solusi terkemuka kelas dunia," tuturnya, Kamis, 21 April 2022.
 
Dengan total penawaran kapasitas bandwidth hingga 3.000 Gbps (3 Tbps) serta minimum pemesanan sejumlah 10 Gbps, program lelang bandwidth ini dilakukan sepenuhnya melalui situs. Layanan ini ditawarkan untuk segmen Ring 1A (Jakarta-Bogor dan Jakarta-Bandung), yang didukung oleh jaringan serat optik Surge yang telah beroperasi sejak awal 2022.
 
Inisiatif ini, tambahnya, dihadirkan setelah keberhasilan Weave dalam membangun jaringan serat optik sepanjang rel kereta api di Pulau Jawa, dengan lokasi yang privat dan aman, memungkinkan hadirnya konektivitas internet yang stabil dan terjangkau.
 
"Program ini berlangsung sejak 5 April 2022 hingga akhir Mei 2022, atau hingga seluruh kapasitas maksimum telah terserap sepenuhnya dengan potensi pendapatan perseroan mencapai Rp180 miliar per tahun," pungkasnya.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif