NEWSTICKER
Staf khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin
Staf khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin

Asrama Haji Bakal Jadi RS Darurat Korona

Ekonomi Virus Korona wisma atlet jakarta kementerian bumn
Husen Miftahudin • 24 Maret 2020 13:59
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menduplikasi inovasi Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet ke daerah-daerah untuk menghadapi lonjakan pasien positif virus korona atau covid-19. Rencananya asrama haji dijadikan rumah sakit darurat khusus untuk pasien positif korona.

"Kami juga kemarin mulai diperintahkan oleh (Menteri BUMN) Pak Erick Thohir supaya mencari di beberapa provinsi. Jadi ini diduplikasi apa yang dikerjakan di Jakarta akan kita duplikasi di beberapa daerah," ungkap Staf khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga dalam telekonferensi dari Gedung BNPB, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020.
 
Adapun beberapa daerah itu antara lain Semarang, Bandung, dan Surabaya yang diupayakan Kementerian BUMN guna mencari tempat-tempat yang dapat menampung banyak orang di daerah-daerah tersebut.
 
Kemungkinan besar, kata Arya, Kementerian BUMN akan bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk menggunakan asrama haji di daerah sebagai rumah sakit darurat khusus yang menangani pasien positif covid-19.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau ini dimungkinkan, maka kita akan mengejar supaya nanti lokasi-lokasi tersebut bisa menjadi rumah sakit darurat untuk korona di beberapa provinsi," jelas Arya.
 
Hal-hal itu adalah sebagian usaha yang dilakukan oleh Kementerian BUMN untuk memastikan semua fasilitas siap untuk menghadapi wabah covid-19.
 
Sebelumnya, Kementerian BUMN telah menyiapkan Wisma Atlet menjadi rumah sakit darurat untuk menampung pasien dengan gejala, dibantu dengan kolaborasi beberapa perusahaan BUMN dalam waktu empat hari.
 
Selain itu, Kementerian BUMN juga tengah mempersiapkan fase kedua penambahan kapasitas Wisma Atlet dan mempersiapkan sekitar 3.000 kamar untuk menampung para pasien penyakit yang menyerang sistem pernapasan itu.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif