Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita - - Foto: dok Kemenperin
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita - - Foto: dok Kemenperin

PMI Manufaktur Tergerus Akibat Lemahnya Daya Beli

Ekonomi kementerian perindustrian industri manufaktur daya beli masyarakat
Ilham wibowo • 05 Mei 2020 20:02
Jakarta: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengemukakan turunnya Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia lantaran merosotnya daya beli masyarakat selama pandemi covid-19. Berdasarkan rilis dari IHS Markit, PMI manufaktur Indonesia periode April 2020 berada di level 27,5.
 
“Ekonomi kita khususnya sektor industri manufaktur sangat tergantung dari kemampuan pasar dalam negeri atau konsumsi domestik. Assessment kami sekitar 70 persen hasil produksi industri manufaktur diserap pasar dalam negeri,” papar Agus melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa, 5 Mei 2020.
 
Menurut Agus daya beli masyarakat yang tertekan akan berimbas pada minimnya permintaan pasar. Secara otomatis perusahaan atau industri harus melakukan penyesuaian, termasuk memangkas utilisasinya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Belum lagi dikaitkan dengan supply chain dari industri turunannya yang banyak tergantung dari industri besar atau industri induknya, pasti juga akan memukul supply chain tersebut,” ujar Agus.
 
Kebutuhan dan ketersediaan bahan baku juga menjadi kendala karena berkaitan dengan demand. Selain itu, indeks manufaktur yang menurun juga disebabkan oleh pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah.
 
“Variabel penjualan dan input manufaktur kita 74 persen impor dan dengan tambahan tekanan kurs maka beban input meningkat. Akibatnya, output menurun signifikan,” tuturnya.
 
Namun demikian, Agus optimistis kegiatan industri akan segera normal usai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir. Ia juga meyakini penurunan hanya bersifat sementara.

 
“Industri manufaktur kita akan bergairah lagi, seperti PMI yang 51,9 di Februari lalu,” tegasnya.
 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif