Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. FOTO: MI/SUSANTO
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. FOTO: MI/SUSANTO

Mendag Donasi Alat Kesehatan di Jawa Timur

Ekonomi Virus Korona kementerian perdagangan
Ilham wibowo • 21 Mei 2020 08:45
Surabaya: Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto memberikan bantuan alat kesehatan dan donasi uang tunai dari program Kemendag Peduli kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan di wilayah Jawa Timur. Bantuan diterima langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
 
"Ini menjadi perhatian serius Pemerintah. Kami sengaja datang ke Surabaya untuk menyampaikan bentuk kepedulian kami khususnya untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan," ujar Agus, melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2020.
 
Bantuan sosial dari program Kemendag Peduli tersebut berupa 2.500 buah baju APD, 15.000 buah masker medis, 1.300 buah sarung tangan, 1.000 buah face shield, 1.000 buah cover shoes, 100 buah hand sanitizer, 1.000 buah kacamata APD, 5.000 buah sabun antiseptik, 500 kg beras, 2.004 liter minyak goreng, serta donasi uang tunai sejumlah Rp200 juta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, hal yang sama disampaikan di Jakarta, Semarang, Bandung, dan Serang. Sebagai wujud dukungan untuk menjaga pasar rakyat tetap dapat tetap beroperasi, Kemendag telah melakukan refocusing anggaran 2020 yang berupa bantuan alat dan sarana kesehatan untuk pedagang dan pembeli di pasar rakyat dalam menanggulangi covid-19.
 
Bantuan alat kesehatan ini diberikan untuk pedagang dan pembeli di 157 pasar rakyat di seluruh Indonesia dengan total anggaran sebesar Rp5,4 miliar dan Provinsi Jawa Timur mendapat alokasi untuk 29 pasar.
 
"Agar kegiatan ekonomi rakyat tetap berjalan dan ketersediaan barang pokok dan penting bagi masyarakat terpenuhi, pasar rakyat dan ritel modern harus tetap beroperasi dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah," ucap Agus.
 
Kemendag juga memberikan bantuan untuk pasar-pasar rakyat di Provinsi Jawa Timur yang meliputi 29 unit tangki air; 29 unit wastafel cuci tangan; 290 dus masker; 290 dus sarung tangan plastik; 87 dus sarung tangan lateks; 29 jeriken sabun cair; 29 unit bilik antiseptik; serta 29 jeriken cairan antiseptik.
 
"Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan para pedagang agar tidak terus mengalami penurunan transaksi penjualan dan omzetnya. Jadi dorong pasar rakyat tetap beroperasi dengan mengedepankan dan disiplin ikuti Protokol Kesehatan,” ungkapnya.
 
Agus berharap, seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Jawa Timur, tetap bersabar dan kuat menghadapi pandemi ini. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. "Berbelanja lah secukupnya karena pemerintah menjamin ketersedian barang pokok dengan harga yang terjangkau," pungkas Mendag.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif