Ilustrasi tanaman tembakau - - Foto: Antara/ Aditya Pradana Putra
Ilustrasi tanaman tembakau - - Foto: Antara/ Aditya Pradana Putra

Pelaku Usaha Sambut Potensi Diversifikasi Produk Tembakau

Ekonomi tembakau petani tembakau
Husen Miftahudin • 05 Agustus 2020 12:08
Jakarta: Pelaku usaha di industri produk tembakau alternatif menyambut wacana pengembangan diversifikasi produk tembakau. Proses ekstraksi pada tanaman tembakau akan meningkatkan nilai tambah produk tersebut.
 
Ketua Umum Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Aryo Andrianto mengatakan salah satu produk turunan tembakau yang dihasilkan melalui proses ekstraksi tanaman tembakau adalah nikotin cair yang diperlukan pelaku industri rokok elektrik sebagai bahan baku pembuatan cairan rokok elektrik atau liquid vape.
 
Meskipun mayoritas bahan baku untuk cairan rokok elektrik ini masih didatangkan dari luar negeri, namun tidak menutup kemungkinan di kemudian hari para pelaku industri dapat mengandalkan pasokan bahan baku ini dari dalam negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan tanaman tembakau yang cukup melimpah di Indonesia, kami menyambut baik kemungkinan untuk mendapatkan bahan baku berkualitas dari dalam negeri di masa mendatang," ujar Aryo dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 5 Agustus 2020.
 
Di Indonesia, sebut Aryo, sebetulnya sudah ada perusahaan yang mulai melakukan ekstraksi tembakau untuk menghasilkan nikotin cair. Namun pengembangan industri ekstraksi ini masih bergantung pada peralatan dan kapasitas produksi yang dimiliki. Maklum, untuk memproduksi nikotin cair dibutuhkan modal yang tidak sedikit.
 
Di kesempatan terpisah Ketua Penasihat Asosiasi Vapers Indonesia (AVI) Dimasz Jeremia mengungkapkan pengembangan nikotin cair melalui ekstraksi tembakau membutuhkan investasi yang besar. Sebab, keseluruhan proses produksi harus benar-benar dikontrol untuk memastikan tidak ada limbah berbahaya. Jika tidak, nikotin bisa berubah menjadi racun.

 
Itu sebabnya, pemerintah diharapkan dapat menyikapi secara serius potensi ekstrak tembakau lokal untuk memproduksi nikotin cair yang berkualitas. Sebab, langkah itu akan menciptakan efek berganda bagi seluruh bagian industri hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL), termasuk bagi petani tembakau.
 
"Selain industri HPTL ikut berkembang, produksi nikotin cair dari ekstrak tembakau lokal akan membantu memberikan pendapatan tambahan bagi petani," ucap Dimasz.
 
Sebelumnya, Direktur Tanaman Semusim dan Rempah Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Hendratmojo Bagus Hundoro mengatakan tanaman tembakau dapat diolah dan menghasilkan berbagai macam produk turunan selain rokok. Bagus menegaskan pihaknya mendorong upaya pengembangan ekstrak tembakau sebagai diversifikasi produk tembakau.
 
Saat ini, Kementan memiliki Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk melakukan kajian terkait ekstrak tembakau. Dia bilang, diversifikasi melalui ekstraksi tembakau ini merupakan alternatif untuk meningkatkan pemanfaatan produk tembakau yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah bagi hasil panen para petani secara menyeluruh.
 
(Des)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif