Ilustrasi - - Foto: Medcom
Ilustrasi - - Foto: Medcom

Mau Jalankan Bisnis di Masa Pandemi? Simak Langkah Ini

Ekonomi Wirausaha PHK pandemi covid-19
Husen Miftahudin • 26 September 2020 21:27
Jakarta: Masa pandemi covid-19 membuat banyak masyarakat yang ingin memulai untuk membuka usaha sendiri. Selain 'kepepet' karena terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai dampak pandemi, masyarakat juga melihat adanya peluang dari covid-19 ini.
 
Namun, seringkali usaha-usaha baru yang dibangun tersebut gagal dalam waktu singkat. Melihat hal ini, pendiri Masalalu Cafe Ali Harahap membagikan tips untuk menghindari kondisi tersebut.
 
Pandai Mengatur (Literasi) Keuangan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ali mengungkapkan bahwa kegagalan dalam merintis usaha karena sulit mengatur keuangan, ini imbas tingkat literasi keuangan yang masih minim. Hal ini bisa menyebabkan perhitungan bisnis yang kurang baik akan berdampak buruk pada kondisi keuangan pribadi.
 
"Hal ini dikarenakan kurangnya informasi dan wawasan yang bisa meningkatkan kualitas pengambilan keputusan yang berhubungan dengan aspek keuangan," ujar Ali dalam keterangan yang diterima Medcom.id, Sabtu, 26 September 2020.
 
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2019 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), masyarakat Indonesia pada umumnya belum sepenuhnya mengerti bagaimana cara meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka mencapai kesejahteraan. Hal ini terlihat dari indeks tingkat literasi keuangan di OJK yang mencapai angka 38,03 persen.
 
Padahal, literasi keuangan merupakan kebutuhan dasar bagi semua orang, terutama bagi yang ingin memulai bisnis sendiri dan juga terhindar dari masalah keuangan. "Untuk menjalankan bisnis sendiri, baik kecil maupun besar pastinya membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik agar dapat tercipta bisnis yang berkelanjutan," tegas Ali.
 
Ia bercerita saat dirinya memulai usaha kedai kopinya dari nol, usahanya jatuh bangun. Dari situ ia lantas tegas untuk mengembangkan mental dan kemampuan pribadi diiringi dengan perencanaan keuangan yang matang.
 
"Di awal membangun usaha kan sudah bentuk tim. Di situ kita harus sudah mikir untuk bisa membayar gaji karyawan. Di situlah pentingnya financial planning untuk jaga cash flow. Selama dua tahun push diri sendiri untuk kerja lebih keras buat dapetin untung supaya bisa bayar gaji karyawan," ungkapnya.
 
Menurut Ali, akan sangat berbahaya bagi pemilik usaha jika tidak pandai mengatur keuangan. Terlebih lagi jika menggabungkan pendapatan pribadi dan bisnis.
 
Hindari Kerugian
 
Corporate Secretary Akulaku Finance Indonesia Wildan Kesuma mengatakan dengan memiliki pemahaman literasi keuangan yang baik, maka kita bisa terhindar dari hal-hal yang merugikan.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif