Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Foto: Medcom.id/Nia Deviyana.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Foto: Medcom.id/Nia Deviyana.

Data Eksportir Lobster Bisa Diakses di KKP

Ekonomi kelautan dan perikanan lobster
Ilham wibowo • 03 Juli 2020 06:06
Jakarta: Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memastikan tidak menutupi apapun dalam kebijakan ekspor benih lobster. Seluruh data eksportir bisa diakses di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
 
Alasan utama KKP mengizinkan ekspor benih lobster untuk membantu belasan ribu nelayan kecil yang kehilangan mata pencarian akibat terbitnya Permen KP 56/2016. Rencana ekspor komoditas itu pun disebut sudah mendapat persetujuan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
 
"Saat ini kebijakan ekspor benih lobster tinggal menunggu restu dari Presiden Joko Widodo," kata Edhy melalui keterangan resminya, Jumat, 3 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus Partai Gerindra ini menepis anggapan bahwa Permen KP Nomor 12 tahun 2020 yang mengatur soal ekspor benih lobster condong terhadap kepentingan korporasi. Perusahaan yang mendapat izin ekspor pun tak asal tunjuk, melainkan harus melewati proses admistrasi hingga uji kelayakan dari panitia penyeleksi perusahaan penerima izin.
 
"Lagipula, data perusahaan eksportir tersebut juga bukan data rahasia karena bisa ditanyakan langsung ke Kementerian Kelautan dan Perikanan," ujar Edhy.
 
Pernyataan Edhy sekaligus menjawab kritik yang disampaikan mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti. Melalui media sosial Susi mempertanyakan izin tangkap 26 perusahaan eksportir bibit lobster.
 
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) M Zulficar Mochtar menuturkan bahwa saat ini KKP telah menetapkan puluhan perusahaan calon eksportir benih lobster. Jumlah perusahaan tersebut telah disaring dari 100 permohonan yang masuk.
 
"Bukan izin ekspor tapi penetapan calon eksportir. Ada sekitar 100 permohonan yang masuk. Setelah di-review dan dicek oleh tim yang dibentuk KKP, sesuai kriteria dan mekanisme yang disusun dan tertuang dalam Juknis KKP," papar Zulficar.
 
Sebagai calon eksportir, lanjut dia, perusahaan harus memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam Keputusan DJPT Nomor 48 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pengelolaan Benih Bening Lobster (Puerulus) di Wilayah WPP-NRI.
 
"Untuk melakukan ekspor ada tahapan dan kriteria yang harus dipenuhi oleh calon eksportir tersebut, termasuk terbukti telah melakukan budidaya dan restocking," ucapnya.
 

(AHL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif