Ilustrasi ekspor. Foto : MI.
Ilustrasi ekspor. Foto : MI.

Kemendag Lepas Ekspor Produk UMKM Briket Arang Kelapa ke Jepang

Antara • 15 Agustus 2022 17:24
Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) lepas ekspor produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perdana berupa satu kontainer produk briket arang kelapa (coconut charcoal briquette) senilai USD19.200 ke Jepang.
 
"Capaian tersebut diraih CV Coco Indonesia Maju sebagai peserta program pendampingan ekspor (Export Coaching Program/ECP) wilayah Jawa Barat. Program tersebut adalah kerja sama antara Pusat Pelatihan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat,” ujar Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto, dikutip dari Antara, Senin 15 Agustus 2022.
 
baca juga: Mendag Zulhas Usulkan Subsidi BBM Langsung ke Rakyat 

Ekspor perdana itu dilepas Kepala PPEJP Sugih Rahmansyah, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Jabar M Lukmanul Hakim, perwakilan dari Disdag Kabupaten Bandung Barat, Free Trade Agreements (FTA) Center Bandung, serta pendamping ECP Jawa Barat Abdillah Sani.
 
Pelepasan juga disaksikan secara virtual Duta Besar RI untuk Jepang dan Mikronesia Heri Akhmadi didampingi Atase Perdagangan Tokyo Arief Wibisono. Usai menyampaikan apresiasi, Dubes Heri Akhmadi mengungkapkan briket arang kelapa cukup diminati di sejumlah negara, termasuk Jepang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo siap memfasilitasi pelaku usaha di Indonesia untuk dapat memasarkan produknya ke Jepang. Diharapkan program pendampingan semakin masif untuk dapat mendorong ekspor Indonesia ke Jepang," jelas Heri.
 
Sugih turut mengutarakan apresiasinya kepada CV Coco Indonesia Maju sebagai UKM milenial Jawa Barat yang berhasil melakukan ekspor perdana, meskipun baru memasuki tahap ke-4 dari delapan tahap ECP.
 
"Pelepasan ekspor ini diharapkan dapat menginspirasi peserta ECP lainnya serta UKM di seluruh Indonesia untuk melakukan ekspor sebagai bagian dari upaya peningkatan ekspor nasional dan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi," ujar Sugih.
 
Capaian tersebut diwujudkan dari komitmen dan peran pendamping PPEJP Kemendag yang bersinergi kementerian/lembaga, BUMN, sektor swasta, serta pemerintah daerah. Seluruh pemangku terkait memberikan motivasi kepada para pelaku usaha secara khusus kepada UKM peserta ECP untuk dapat menembus pasar ekspor.
 
Total perdagangan Indonesia-Jepang pada 2021 mencapai USD32,5 miliar. Adapun pada Januari-Juli 2022 totalnya tercatat USD20,2 miliar atau naik 38,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ekspor Indonesia ke Jepang tercatat USD11,8 miliar, sedangkan impor Indonesia dari Jepang USD8,4 miliar.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif