Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: dok MI
Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: dok MI

BUMN Siap Rugi Hadapi Korona

Ekonomi bumn Erick Thohir
Suci Sedya Utami • 20 Maret 2020 20:02
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan tidak akan mempermasalahkan kerugian perusahaan pelat merah akibat wabah korona (covid-19). Erik sudah siap mental jika perusahaan BUMN harus mencatatkan kerugian.
 
Bahkan, ia tak menyoal perusahan BUMN berada di zona merah lantaran melakukan penugasan asal kerugian tersebut tidak disengaja. "Hari ini kita memang harus siap rugi. Bukan karena rugi-rugian, tapi karena kondisi di dunia pun seperti ini," kata Erick dalam jumpa pers melalui siaran virtual, Jumat, 20 Maret 2020.
 
Ia memahami wabah korona bakal memengaruhi kinerja beberapa perusahaan BUMN, seperti pengelola bandara. Apalagi dampak dari pembatasan perjalanan tentu memengaruhi lalu lintas di bandara sebagai salah satu sumber pendapatan Angkasa Pura. Di antaranya penutupan penerbangan menuju Tiongkok. Kemudian penghentian sementara penerbangan ke Saudi Arabia, Italia, Iran serta korea Selatan dengan memberlakuan lebih ketat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saya rasa kita tidak bisa menutup mata terkait dampak ke kinerja BUMN. Misalnya Garuda Indonesia yang sudah ada strategi untuk buka penerbangan, buka akses baru namun opportunity-nya ternyata kurang maksimal,” tutur Erick.
 
Meski demikian, Kementerian BUMN akan terus menjaga dan melakukan stress test pada perusahaan BUMN yang terdampak. Ia pun meyakini korona akan berakhir sehingga bisnis dalam negeri dapat segera pulih.
 
"Kita selalu ada jalan. Indonesia negara besar pasti akan recover. Meski memang butuh beberapa bulan untuk itu," jelas Erick.
 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif