Ilustrasi kilang minyak. Foto: AFP
Ilustrasi kilang minyak. Foto: AFP

Perkembangan Vaksin Covid-19 Kerek Harga Minyak Mentah Indonesia

Ekonomi Minyak Mentah virus corona
Suci Sedya Utami • 06 Agustus 2020 18:12
Jakarta: Respon positif pasar atas perkembangan pembuatan vaksin covid-19 berdampak pada kenaikkan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada Juli 2020. Harga ICP Juli sebesar USD40,46 atau naik sebesar USD3,96 per barel dari harga USD36,68 pada Juni.
 
Penetapan ICP Juli 2020 ini tercantum dalam Kepmen ESDM Nomor 147 K/12/MEM/2020 yang ditandatangani Menteri ESDM Arifin Tasrif. Peningkatan harga juga dialami ICP SLC yang mencapai USD42,23 per barel, naik USD3,19 per barel dari USD39,04 per barel pada Juni 2020.
 
Selain respons positif pasar atas perkembangan pembuatan vaksin covid-19, faktor lain yang mendukung peningkatan harga minyak adalah pulihnya aktivitas ekonomi di beberapa negara akibat pelonggaran lockdown dan adanya stimulus ekonomi di Eropa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"IEA (International Energy Agency) melalui laporan bulan Juli 2020, menyampaikan pasokan minyak mentah global di bulan Juni 2020 turun sebesar 2,4 juta bopd menjadi 86,9 juta bopd yang merupakan level terendah dalam sembilan tahun terakhir. Penurunan ini antara lain disebabkan oleh tingkat kepatuhan OPEC+ yang mencapai 108 persen serta penurunan produksi dari AS dan Kanada," demikian dikemukakan Tim Harga Minyak Indonesia dalam laporannya, Kamis, 6 Agustus 2020.
 
Kemudian faktor lainnya adalah OPEC melalui laporan bulan Juli 2020 yang menyampaikan proyeksi permintaan minyak mentah global tahun 2020 sebesar 90,72 juta barel per hari (bph), naik 0,13 juta (bph) dibandingkan proyeksi bulan sebelumnya.
 
Lalu proyeksi produksi minyak mentah non-OPEC di tahun 2020 sebesar 61,80 juta bph, turun 0,04 juta bph dibandingkan proyeksi bulan sebelumnya. Serta produksi minyak mentah OPEC di Juni 2020 turun sebesar 1,89 juta bph menjadi sebesar 22,27 juta bph dibandingkan produksi bulan sebelumnya.
 
Selain itu, Energy Information Administration (EIA) melaporkan penurunan stok minyak mentah dan gasoline AS pada Juli 2020 dibandingkan Juni 2020 dengan rincian stok minyak mentah AS turun sebesar 7,5 juta barel menjadi sebesar 526 juta barel. Serta stok produk gasoline AS turun sebesar 9,1 juta barel menjadi sebesar 247,4 juta barel.
 
"Dimulainya driving season di AS dan mulai pulihnya penerbangan domestik di beberapa negara sehingga meningkatkan permintaan produk minyak mentah," jelas Tim Harga.
 
Sementara untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh meningkatnya tingkat pengolahan kilang di Tiongkok dan Korea Selatan.
 
Selengkapnya perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Juli 2020 dibandingkan Juni 2020, sebagai berikut:
 
- Dated Brent naik sebesar USD3,28 per barel dari USD40,07 per barel menjadi USD43,35 per barel.
 
- WTI (Nymex) naik sebesar USD2,46 per barel dari USD38,31 per barel menjadi USD40,77 per barel.
 
- Basket OPEC naik sebesar USD6,41 per barel dari USD37,05 per barel menjadi USD43,46 per barel.
 
- Brent (ICE) naik sebesar USD2,45 per barel dari USD40,77 per barel menjadi USD43,22 per barel.
 
(DEV)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif