Ilustrasi. Foto : MI.
Ilustrasi. Foto : MI.

Kemenperin Dorong Peningkatan Kolaborasi IKM dan Startup Teknologi

Ekonomi UMKM Kementerian Perindustrian start up technology
Husen Miftahudin • 08 April 2021 10:49
Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan perusahaan startup teknologi. Hal ini karena startup merupakan penyedia teknologi (technology provider) yang punya peran penting dalam membangun ekosistem Making Indonesia 4.0.
 
"Kemenperin mendorong implementasi teknologi di sektor industri dan masyarakat dengan solusi teknologi dari tech startup Indonesia, sehingga IKM dapat menjadi early adopter teknologi," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 8 April 2021.
 
Agus menjelaskan untuk mendorong terbentuknya ekosistem Making Indonesia 4.0, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) menggelar Startup4Industry setiap tahun. Program itu bertujuan memunculkan solusi-solusi teknologi dari para pelaku startup teknologi sebagai penghubung kebutuhan industri dan masyarakat dengan para penyedia teknologi (tech provider).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga, startup mampu memberikan layanan teknologi yang mudah dipakai oleh para pelaku IKM," ungkapnya.
 
Dukungan Kemenperin terhadap tech startup juga ditunjukkan melalui fasilitasi terhadap perusahaan-perusahaan tersebut untuk mengikuti ajang Hannover Messe 2021. Dari 63 startup asal Indonesia yang mengikuti Hannover Messe 2021, 23 perusahaan di antaranya adalah peserta Startup4industry.
 
"Hal ini menunjukkan kualitas program Startup4industry telah mampu mengantarkan para startup untuk tampil di ajang global," harap Agus.
 
Agus juga berharap kegiatan Pra-Konferensi Hannover Messe 2021 dapat mendorong sinergi untuk mempercepat pertumbuhan industri di Indonesia melalui penerapan industri 4.0.
 
"Kami mendorong lebih banyak startup yang dapat mengakselerasi transformasi teknologi di industri dengan lebih cepat sehingga industri, khususnya IKM, lebih produktif, lebih unggul, dan berdaya saing," tuturnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Dirjen IKMA Kemenperin Gati Wibawaningsih menyampaikan bahwa unit usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) saat ini mencapai 4,4 juta unit usaha. Ini menunjukkan bahwa sektor IKM dapat menjadi untapped market bagi para startup.
 
Untuk itu, Kemenperin menjalankan program-program penguatan IKM dengan dukungan teknologi, antara lain Startup4industry. Kemenperin juga mengusung lima sasaran transformasi teknologi bagi IKM, yaitu e-Smart IKM, Smart Sentra, Smart Material Center, Smart Packaging Center, dan Smart IKM.
 
"Tema pra-konferensi Tech Startup for Making Indonesia 4.0 bertujuan untuk menampilkan berbagai kebijakan dan capaian dalam perjalanan mengimplementasikan Industri 4.0 dengan solusi teknologi dari tech startup Indonesia. Ini sejalan dengan momentum pelaksanaan HM 2021 yang diharapkan dapat mendorong industri kecil dan menengah untuk bergegas mengadopsi teknologi agar terus bertumbuh," pungkas Gati.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif