NEWSTICKER
Bank Indonesia (BI). Foto : MI/Usman Iskandar..
Bank Indonesia (BI). Foto : MI/Usman Iskandar..

Pegawai BI Boleh Bekerja dari Rumah

Ekonomi bank indonesia Virus Korona
Husen Miftahudin • 16 Maret 2020 19:08
Jakarta: Bank Indonesia (BI) terus mencermati perkembangan terkini penyebaran virus korona di Indonesia. Dalam hal ini, bank sentral telah melakukan koordinasi dan sinergi dengan pemerintah dan otoritas terkait dalam menempuh langkah-langkah kolektif untuk melakukan pemantauan, asesmen, dan mitigasi implikasi penyebaran covid-19.
 
Meskipun demikian, BI berkomitmen untuk tetap menyelenggarakan tugas dan layanan publik dalam memastikan terjaganya stabilitas moneter, stabilitas keuangan, terselenggaranya layanan sistem pembayaran yang aman, lancar, andal, dan efisien, serta memastikan ketersediaan uang rupiah di masyarakat.
 
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan pelaksanaan tugas dan layanan publik tersebut dilaksanakan dengan memerhatikan penerapan aspek Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3)dari sisi pegawai Bank Indonesia maupun masyarakat atau para pihak yang berinteraksi dengan BI. Serta, menerapkan imbauan pemerintah untuk menjaga jarak interaksi sosial (social distancing).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam menjaga keberlangsungan tugas BI dan sekaligus mengantisipasi dampak penyebaran covid-19, BI memberlakukan mekanisme bekerja dari rumah (work from home) bagi seluruh pegawai Bank Indonesia," ujar Onny dalam keterangan tertulis yang dinukil melalui laman resmi BI, Senin, 16 Maret 2020.
 
Selain itu, Bank Indonesia membatasi layanan sistem pembayaran tunai yang banyak melibatkan interaksi sosial. Salah satunya dengan menutup atau meniadakan sementara layanan kas keliling di seluruh Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.
 
"BI juga menutup sementara layanan penukaran uang rusak dan klarifikasi uang palsu oleh masyarakat maupun perbankan di seluruh Indonesia," ungkap Onny.
 
Layanan seperti kunjungan publik ke BI, Visitor Center BI, Museum Bank Indonesia, dan Perpustakaan Bank Indonesia juga ditutup untuk sementara waktu. Penutupan berlaku mulai hari ini, Senin, 16 Maret 2020.
 
Meskipun demikian sejumlah layanan minim interaksi tatap muka akan beroperasi normal seperti biasanya. Di antaranya layanan BI Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), transaksi operasi moneter rupiah dan valuta asing (valas) yang didukung sistem Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS).
 
Selanjutnya mengoperasikan secara normal layanan Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP), serta layanan penarikan dan penyetoran uang rupiah dari perbankan atau Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR).
 
"Ke depan, Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas lainnya guna mencermati dan memantau perkembangan penyebaran covid-19 termasuk implikasinya terhadap perekonomian nasional," pungkas Onny.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif