Ilustrasi pendaftaran kartu prakerja - - Foto: Medcom
Ilustrasi pendaftaran kartu prakerja - - Foto: Medcom

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Sudah Dibuka

Ekonomi tenaga kerja bansos Kartu Prakerja Stimulus Ekonomi Imbas Korona pandemi covid-19
Antara • 26 September 2020 18:29
Jakarta: Pemerintah secara resmi membuka pendaftaran program kartu prakerja gelombang 10 pada Sabtu, 29 September 2020. Pembukaan gelombang terakhir ini guna memenuhi target kuota penerima untuk tahun anggaran 2020 sebesar 5.597.183 orang.

"Dengan demikian, lengkaplah total kuota penerima kartu prakerja tahun anggaran 2020," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dikutip dariAntara, Sabtu, 26 September 2020.
 
Menurut rencana pendaftaran gelombang 10 hanya menerima sebanyak 116.261 orang yang terpilih. Calon peserta yang berminat dapat segera mempersiapkan diri dan mendaftar melalui laman resmi program www.prakerja.go.id.

 
Sebelumnya, sejak dimulai pada 11 April 2020, program kartu prakerja yang secara resmi telah menyerap 98 persen dari total kuota penerima kartu prakerja 2020. Saat ini, total penerima kartu prakerja, setelah penutupan pendaftaran gelombang 9 pada Senin, 21 September 2020 telah mencapai 5.480.918 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tingginya jumlah pendaftar kartu prakerja yang mencakup semua kabupaten/kota dalam waktu kurang dari tujuh bulan mengindikasikan minat atau kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap program ini. Lebih dari itu, situasi ini membuktikan bahwa akses yang diberikan kepada masyarakat umum terhadap program kartu prakerja juga tergolong mudah.
 
"Pendaftaran yang mudah ini sangat penting untuk memberikan akses yang luas bagi masyarakat terhadap aneka pelatihan dalam rangka mendukung cita-cita SDM Unggul, Indonesia Maju," ujar Airlangga.
 
Sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 11 tahun 2020, setiap penerima kartu prakerja yang tidak menggunakan pelatihan pertama dalam 30 hari, maka kepesertaannya dicabut. Tercatat sebanyak 189.436 orang telah dicabut kepesertaannya atau setara dengan 3,46 persen dari total seluruh penerima Kartu Prakerja sebanyak 5.480.918 orang.
 
Dari pencabutan kepesertaan ini, sejumlah Rp672,4 miliar telah dikembalikan ke Rekening Kas Umum Negara (RKUN). Komite Cipta Kerja akan memutuskan berapa dan kapan dana yang kembali ke RKUN ini akan dipulihkan dan dialokasikan kepada peserta lainnya.
 
Program kartu prakerja merupakan bantuan biaya pelatihan untuk mengembangkan kompetensi, produktivitas, daya saing dan kewirausahaan angkatan kerja Indonesia. Kartu prakerja tidak menggunakan kartu fisik, namun 16 angka unik seperti dalam kartu kredit, yang saldonya bisa dipakai untuk membayar pelatihan.
 
Sasaran penerima kartu prakerja yang bersifat semi bansos ini adalah WNI berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah/kuliah. Setiap penerima Kartu Prakerja mendapatkan bantuan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif pasca-pelatihan sebesar Rp2,4 juta.

 
Insentif tersebut dibayarkan secara bertahap dalam waktu empat bulan dengan besaran Rp600 ribu setiap bulan, serta insentif pasca-survei maksimal sebesar Rp150 ribu untuk tiga survei evaluasi.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif