Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dok Kemenko Perekonomian.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dok Kemenko Perekonomian.

Airlangga Hartarto: Kebijakan Percepatan Kendaraan Listrik Sudah Mulai Terlihat Hasilnya

Annisa ayu artanti • 09 Agustus 2022 11:23
Jakarta: Pemerintah menyatakan kebijakan tentang percepatan kendaraan listrik telah terbukti dapat mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Salah satunya adalah keberadaan perusahaan asal Tiongkok, PT Wuling Motors Indonesia di Indonesia.
 
Kemarin secara resmi Wuling Motors Indonesia meluncurkan mobil listrik buatan dalam negeri.

 
"Pemerintah sudah menerbitkan Peraturan Presiden terkait percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Peluncuran ini membuktikan berbagai regulasi turunan Perpres yang sudah terbit bisa mendorong produksi kendaraan listrik," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam peresmian produksi perdana Wuling Air ev di Cikarang, dikutip Selasa, 9 Agustus 2022.
 
Baca juga: Erick Thohir Girang Korsel dan Tiongkok Investasi USD15 Miliar ke IBC

Airlangga menyebutkan, permintaan kendaraan listrik dunia pada 2040 mencapai 55 juta unit. Dengan adanya kendaraan listrik produksi dalam negeri diharapkan Indonesia bisa menjadi salah satu basis ekspor otomotif dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Industri alat angkut ini merupakan salah satu industri yang tumbuh dengan cepat. Hingga kuartal kedua tumbuhnya mencapai 7,35 persen. Kita lihat permintaan EV (electric vehicle) di dunia mencapai 55 juta unit di tahun 2040. Tentu ini mendukung agenda pemerintah terkait percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai," ujarnya.
 
Airlangga juga menyebutkan, dengan investasi USD1 miliar yang dikucurkan Wuling akan memberikan efek domino bagi perekonomian RI. Mulai dari penciptaan 10 ribu lapangan kerja hingga hasil dari produksi kendaraan mobil listrik itu sendiri.
 
"Indonesia menjadi salah satu yang pertumbuhan ekspor otomotifnya meningkat dan dalam pandemi covid ini Indonesia sudah mengekspor tahun lalu mendekati 300 ribu unit dan diharapkan tahun ini meningkat," pungkasnya.

 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif