Ilustrasi - - Foto: MI/ Panca Syurkani
Ilustrasi - - Foto: MI/ Panca Syurkani

PUPR Pastikan Proyek Konstruksi Tetap Berjalan

Ekonomi infrastruktur kementerian pekerjaan umum
Husen Miftahudin • 23 Mei 2020 21:19
Jakarta: Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), Trisasongko Widianto memastikan seluruh proyek konstruksi tetap berjalan di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
 
"Pihak kontraktor tinggal menjalankan Instruksi Menteri PUPR. Di instruksi menteri itu sudah jelas," ujar Trisasongko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2020.
 
Instruksi yang dimaksud adalah Instruksi Menteri PUPR Nomor 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi yang ditetapkan pada 27 Maret 2020. Instruksi itu menjelaskan soal kegiatan jasa konstruksi yang bisa dihentikan jika pelaksana pembangunan meminta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi permintaan penghentian tersebut harus disertai kejadian luar biasa. Instruksi Menteri ini mengatur soal penghentian sementara penyelenggaraan jasa konstruksi akibat keadaan kahar," urainya.
 
Berdasarkan poin huruf A Skema Protokol Pencegahan Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi pada angka 2 huruf b tentang Identifikasi Potensi Bahaya Covid-19 di lapangan terkait penyelenggaraan jasa konstruksi tersebut teridentifikasi tiga hal berikut, maka penyelenggaraan jasa konstruksi dapat diberhentikan sementara akibat keadaan kahar.
 
Pertama, memiliki risiko tinggi akibat lokasi proyek berada di pusat sebaran. Kedua, telah ditemukan pekerja yang positif dan/atau berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Ketiga, pimpinan kementerian, lembaga, instansi, atau kepala daerah telah mengeluarkan peraturan untuk menghentikan kegiatan sementara akibat keadaan kahar.
 
"Saat ini, pembangunan beberapa jalan tol juga masih berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan," ucap Trisasongko.
 
Ketua Bagian Hubungan Internasional Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) yang juga Direktur Adhi Karya Partha Sarathi menambahkan bukti sektor konstruksi masih bisa bertahan terlihat dari 90 proyek Adhi Karya yang masih bekerja secara normal. Meski ada 17 proyek yang di-suspend, namun hal tersebut karena pembiayaan dan kondisi di lapangan.
 
Oleh karena itu pihaknya tetap beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan dengan 'The New Normal di Lingkungan Kerja'. Perusahaan menyesuaikan mes bagi pekerja proyek di lapangan, kantin kantor, dan juga pengecekan berkala selama tiga bulan ke depan.
 
"Adhi karya telah membuat skenariorevenue comparationdalam menghadapi situasi pandemic agar secara bisnis dan keuangan tidak mengalami drop-off selama menjalani masa pandemi," pungkas Partha.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif