Ilustrasi investasi. Foto: AFP
Ilustrasi investasi. Foto: AFP

Penyederhanaan Regulasi Diyakini Tarik Investor Asing ke Indonesia

Ekonomi investasi Omnibus Law
Achmad Zulfikar Fazli • 30 Juni 2020 23:16
Jakarta: Pemerintah perlu bersiap menerima invasi investor asing yang memindahkan investasinya dari negara lain, seperti Tiongkok dan India. Karena negara-negara tersebut terpukul imbas pandemi covid-19.
 
Ekonom Universitas Airlangga (Unair), Wasiaturahma, menilai para investor masih dalam posisi menunggu dan mencari peluang pascapandemi. Momentum ini bisa dimanfaatkan Indonesia untuk menarik investor masuk.
 
"Ini peluang agar investor-investor mengalihkan perhatiannya ke Indonesia dan berperan dalam pemulihan ekonomi," kata Rahma, di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia pun mendorong pemerintah dan DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Penyederhanaan regulasi dalam RUU ini diyakini menarik minat investor masuk dibandingkan ke negara-negara tetangga.
 
Rahma mengatakan keberadaan RUU Ciptaker bertujuan untuk menghilangkan segala kerumitan dalam investasi. Kemudahan investasi ini yang diinginkan para investor.
 
"Saat investor masuk, akan terbuka lapangan kerja. Sektor-sektor yang terdampak karena covid-19 akan kembali bergerak. Ini salah satu tujuan RUU Cipta Kerja," kata Rahma.
 
Baca: Covid-19 Jadi Tantangan Selesaikan Investasi Mangkrak
 
Menurut dia, memulihkan ekonomi pascapandemi harus dimulai dengan membuka keran investasi. Investor akan memilih negara yang dianggap regulasinya lebih sederhana dalam berinvestasi.
 
"Ketika investasi masuk, bisnis akan tumbuh. Otomatis butuh banyak tenaga kerja. Saat masyarakat bekerja kembali, tingkat konsumsi akan terjaga dan mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Rahma.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif