Illustrasi. Dok : Medcom/Daviq Umar.
Illustrasi. Dok : Medcom/Daviq Umar.

Pasokan Cabai Dijamin Aman Jelang Ramadan

Ekonomi kementerian pertanian cabai virus corona
Ilham wibowo • 30 Maret 2020 12:34
Jakarta: Kementerian Pertaninan (Kementan) memastikan stok pangan di tengah penanganan virus korona (covid-19) tetap bisa terpenuhi dengan menjaga produktivitas kebun. Monitoring terus dilakukan agar suplai pangan untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat tercukupi.
 
Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto mengatakan jelang Ramadan dan momentum Idulfitri, ketersediaan dan pasokan cabai aman dan cukup. Aktivitas produksi pangan berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan terhadap penularan wabah.
 
"Berdasarkan data Early Warning System (EWS) diprediksi produksi cabai dibandingkan dengan kebutuhannya secara nasional masih surplus," ujar Prihasto melalui keterangan tertulisnya, Senin, 30 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kebutuhan pangan yang terjaga menjadi penting agar masyarakat tidak khawatir selama status penanganan darurat virus korona diterapkan. Kebutuhan pokok bisa didapatkan tanpa melakukan belanja secara berlebihan.
 
Anton sapaan akrabnya memaparkan, bahwa perkiraan produksi aneka cabai Maret ini sebesar 203.057 ton dengan kebutuhan 174.219 ton sehingga surplus 28.838 ton. Kemudian produksi April 217.588 ton dengan kebutuhnan 178.594 ton sehingga surplus 38.994 ton.
 
Selanjutnya produksi pada Mei 217.258 ton dengan kebutuhan 182.634 ton sehingga surplus 34.624 ton. Begitu juga dengan produksi Juni 196.644 ton dengan kebutuhan174.219 ton, sehingga surplus 22.425 ton.
 
"Kami juga sudah mengecek kebenaran kondisi existing di lapangan melalui telepon, foto open camera dan video pada beberapa wilayah sentra utama," ujarnya.
 
Anton mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak perlu panik. Produksi dan distribusi tidak terganggu dengan wabah covid-19 ini.
 
Pihaknya juga telah mengandeng beberapa startup yang bergerak di bidang penjualan online seperti Sayur Box, Tani Hub, dan Kedai Sayur untuk memasarkan hasil panen dari petani langsung ke konsumen.
 
"Ini untuk memudahkan petani dalam menjual produknya dan memudahkan konsumen memperoleh kebutuhan pangan walau tetap di rumah," papar Anton.
 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif