Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga. Foto : Medcom.
Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga. Foto : Medcom.

Erick Realokasi Anggaran Mudik Gratis BUMN untuk Tangani Korona

Ekonomi bumn Virus Korona
Suci Sedya Utami • 29 Maret 2020 12:45
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merealokasi anggaran mudik gratis yang diselenggarakan oleh perusahaan-perusahaan pelat merah di tahun ini untuk pengananan korona (covid-19).
 
Hal ini menyusul dibatalkan program mudik gratis BUMN di momen Lebaran 2020 sebagai upaya untuk mencegah penularan virus yang lebih luas ke seluruh Indonesia. Erick akan menggunakan anggaran tanggung jawab sosial (CSR) yang sebelumnya untuk program mudik gratis menjadi untuk menambah anggaran di bidang kesehatan.
 
"Karena kita meniadakan mudik, maka yang selama ini dana-dana yang dipakai untuk mudik gratis bagian dari CSR BUMN akan dialihkan dan diprioritaskan untuk kesehatan dalam menghadapi korona," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dalam keterangan resmi, Minggu, 29 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Erick, kata Arya, mengharapkan agar pengalihan tersebut bisa membantu upaya pemerintah dalam menangani wabah menular tersebut dan membuat rakyat Indonesia bisa kembali menjalani kehidupan sehat seperti sedia kala.
 
Oleh karenanya, Erick pun meminta agar masyarakat juga bergotong royong membantu pemerintah untuk bisa menyelesaikan persoalan covid-19 di Tanah Air dengan berdiam diri di rumah untuk tidak mudik atau kembali ke kampung halaman.
 
"Seperti kata Pak Erick kita jangan mudik, kita jaga keluarga kita baik yang di kampung maupun di kota kita tetap berada di tempat masing-masing. Tetap melakukan isolasi diri di rumah," jelas Arya.
 
Keputusan pembatalan ini sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo terkait pandemi covid-19 sebagai bencana nasional. Pembatalan pelaksanaan Mudik Bareng BUMN Tahun 2020 juga tertuang melalui Surat Kementerian BUMN No S-135/MBU/DSI/03/2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang Pembatalan Program Mudik Gratis Bareng BUMN Tahun 2020 ditujukan kepada Satgas Mudik Gratis Tahun 2020.
 
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanannya dengan batalnya pelaksanaan mudik bareng BUMN Tahun 2020. Kami sangat memahami keinginan dan animo masyarakat yang tinggi untuk mudik pada saat Lebaran nanti, terlebih lagi tidak sedikit juga yang sudah ikut dalam kegiatan mudik bareng ini setiap tahun. Namun demi keselamatan dan menjaga kesehatan bersama dengan berat hati kegiatan mudik tahun ini dibatalkan sepenuhnya," kata Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo S yang juga sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) mudik gratis BUMN.
 
Sebelumnya, sinergi 107 perusahaan BUMN menyelenggarakan program mudik gratis untuk momen Idulfitri 1441 Hijriyah atau Lebaran 2020.
 
Target pemudik yang akan diberangkatkan sejumlah 275 ribu orang atau meningkat 10 persen dibandingkan 2019 yang sebanyak 250 ribu orang. Jumlah tersebut terdiri dari moda transportasi bus, kapal laut, kereta api dan pesawat udara dengan jumlah 83 kota keberangkatan dan 109 kota tujuan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif