Vaksin Covid-19. Foto : Medcom.id.
Vaksin Covid-19. Foto : Medcom.id.

Airlangga: Vaksin Gratis untuk Masyarakat Berlanjut hingga Kuartal I-2022

Ekonomi BEI Airlangga Hartarto vaksin covid-19
Husen Miftahudin • 04 Januari 2021 13:15
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan program vaksinasi covid-19 yang diberikan gratis kepada seluruh masyarakat akan terus berlanjut hingga kuartal I-2022. Vaksinasi diharapkan bisa memberi rasa aman bagi masyarakat untuk bisa beraktivitas normal.
 
"Vaksin ini akan diberikan gratis untuk masyarakat, dan diperkirakan vaksinasi ini akan terus berlanjut sampai dengan kuartal pertama 2022," ujar Airlangga saat membuka perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2021, Senin, 4 Januari 2021.
 
Airlangga menyebutkan bahwa saat ini Indonesia sudah memiliki tiga juta dosis vaksin dan sudah mulai didistribusikan ke berbagai daerah. Meski begitu, pelaksanaan vaksinasi masih menunggu izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Diharapkan vaksinasi ini bisa dimulai Januari ini di pertengahan, dan ini menunggu daripada emergency use dari BPOM dan juga menunggu kehalalan daripada vaksin ini," papar dia.
 
Airlangga berharap seluruh proses kajian bisa cepat selesai agar program vaksinasi bisa segera terlaksana. Vaksin-vaksin covid-19 yang dipesan Indonesia itu pun telah didukung data-data ilmiah dari penelitian di Bandung, Turki, hingga Brasil.
 
Indonesia saat ini sudah memesan vaksin dari sejumlah produsen, di antaranya Sinovac, Pfizer, Astrazeneca, Novavax, dan Gavi. Dukungan data ilmiah dari beragam lembaga penelitian diharapkan tak membuat masyarakat ragu terhadap keamanan dan kualitas seluruh vaksin covid-19.
 
"Diharapkan semuanya bisa diselesaikan dengan data saintifik yang sudah diperoleh, baik dari penelitian di Bandung, kemudian di Turki, dan juga di Brasil. Beberapa negara juga sudah memberikan emergency use terhadap vaksin-vaksin yang dipesan Indonesia," tutup Airlangga.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif