Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Foto : Mi/Adam Dwi.
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Foto : Mi/Adam Dwi.

Pesantren Perlu Berperan Ciptakan RI Jadi Industri Halal Terbesar Dunia

Ekonomi pesantren ekonomi syariah Industri Halal
Husen Miftahudin • 22 Oktober 2020 15:55
Jakarta: Pemerintah terus berupaya meningkatkan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Salah satu tujuannya untuk menciptakan Indonesia sebagai negara industri halal terbesar dunia.
 
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengakui saat ini Indonesia hanya sebagai konsumen halal dunia. Padahal Indonesia memiliki potensi yang besar untuk jadi pelaku utama industri halal di lingkup global mengingat punya jumlah penduduk muslim paling banyak di dunia.
 
"Oleh karena itu kita dorong ini (industri halal). Kita akan membangun juga kawasan-kawasan industri halal di berbagai kawasan industri. Paling tidak ada rencana delapan kawasan industri halal yang sedang dalam proses pengembangan di Indonesia," ujar Ma'ruf dalam Hari Santri 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya mengembangkan industri halal berskala besar, tegas Ma'ruf, pemerintah juga terus mendorong industri halal berskala kecil dan mikro. Produk-produk yang dihasilkan industri kecil dan mikro tersebut diharapkan dapat menembus pasar ekspor.
 
"Nantinya produk-produk yang dihasilkan itu tidak hanya untuk konsumsi dalam negeri saja, tapi juga konsumsi ekspor sehingga kita dapat menjadi negara pengekspor halal terbesar di dunia. Ini cita-cita kita," ungkap Wapres.
 
Terkait hal ini, Ma'ruf mengajak seluruh pesantren untuk mengambil peran menciptakan Indonesia sebagai industri halal terbesar di dunia. Produk-produk yang dihasilkan pesantren diharapkan dapat menjamah pasar ekspor.
 
"Oleh karena itu, pesantren juga bisa mengambil peran di dalam rangka menghasilkan produk-produk halal, syukur-syukur bisa diekspor. Banyak produk-produk UMKM yang sekarang sudah diekspor ke luar negeri," jelasnya.
 
Pengembangan sektor industri halal juga tak lepas dari layanan keuangan. Dalam hal ini, pemerintah terus memfasilitasi kemudahan bagi pegiat ultra mikro melalui lembaga pinjaman keuangan berbasis syariah, baik Bank Wakaf Mikro (BWM) maupun Baitul Maal wa Tamwil (BMT).
 
"Kita rencanakan bergabungnya tiga bank besar syariah Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), yakni Bank Mandiri Syariah, BNI Syariah, dan BRI Syariah digabung jadi satu bank yang nantinya akan menjadi bank yang besar," pungkas Ma'ruf.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif