Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Waskita Karya Bidik Potensi Proyek Rp70 Triliun di Luar Negeri

Ekonomi waskita karya
Husen Miftahudin • 12 Desember 2020 10:08
Jakarta: PT Waskita Karya (Persero) Tbk membidik potensi proyek senilai lebih dari Rp70 triliun di luar negeri. Saat ini perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang konstruksi tersebut tengah memetakan potensi pasar di berbagai kawasan seperti Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, hingga Afrika.
 
"Waskita bukan pemain baru di pasar luar negeri, di periode 2000-an hingga 2015 Waskita aktif di pasar konstruksi luar negeri khususnya di Timur Tengah. Sekarang kami dalam proses memetakan potensi pasar dari beberapa kawasan seperti Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika," kata Director of Operation 3 Waskita Karya Gunadi, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 12 Desember 2020.
 
Emiten berkode saham WSKT ini tercatat pernah mengerjakan beberapa proyek di Timur Tengah. Di Arab Saudi, WSKT membangun King Faisal Specialist Hospital & Research Center yang berlokasi di Jeddah. Proyek yang dikerjakan pada 2015 tersebut bernilai 30 juta riyal Saudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


WSKT juga membangun Deck Slab Elevated Road Bridges dan King Abdul Aziz International Airport di Jeddah dengan nilai proyek sebesar 39 juta riyal Saudi pada 2013. Proyek selanjutnya yang dikerjakan WSKT yaitu Increasing Mataf Capacity Project yang berlokasi di Masjidil Haram Mekah dan dikerjakan pada 2013 dengan nilai 59 juta riyal Saudi.
 
WSKT juga dipercaya membangun King Saud Fitness College pada 2011 dengan nilai 16 juta riyal Saudi dan King Saud University of Riyadh Techno Valley & Building Administration College di Riyadh pada 2009 dengan total 50 juta riyal Saudi. Pada 2010 WSKT turut berpartisipasi dalam pembangunan King Abdullah Financial District di Riyadh dengan nilai 222 juta riyal Saudi.
 
Selain Arab Saudi, WSKT mengerjakan tiga proyek di Uni Emirat Arab, yaitu Burj View Development yang berlokasi di Dubai dengan nilai kontrak 32 juta dirham Uni Emirat Arab pada 2007. Sementara di 2008, WSKT dipercaya mengerjakan pembangunan Legend Plaza Residential Apartment yang berlokasi di Dubai dengan nilai konstruksi 36 juta Dirham dan Abu Dhabi Financial Center dengan nilai kontrak 200 juta Dirham.
 
Tidak hanya mengerjakan proyek konstruksi di Timur Tengah, WSKT juga berpartisipasi dalam pembangunan beberapa proyek infrastruktur di Timor Leste. Di antaranya Bandara Suai Timor Leste yang mulai dibangun pada 2014 bernilai USD55 juta serta proyek pembangunan Jalan dan Jembatan Oecusse dengan nilai USD45 juta di tahun yang sama.
 
"Sekarang kami sudah memiliki pengalaman yang jauh lebih banyak dan skala ekonomi yang jauh lebih besar, sehingga kami akan memanfaatkan dua hal tersebut untuk memantapkan posisi di pasar luar negeri," jelas Gunadi.
 
Selain itu, perseroan akan secara berkelanjutan meningkatkan kapabilitas internal khususnya pada penggunaan teknologi informasi, peningkatan kinerja Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE), serta terus mendorong riset dan pengembangan metode konstruksi untuk menambah keunggulan kompetitif perusahaan di kancah global.
 
"Sejauh ini, Waskita telah memetakan potensi proyek di pasar luar negeri dengan nilai lebih dari Rp70 triliun yang tersebar di Kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika. Jenis proyek yang kami kaji cukup beragam tapi sesuai dengan kompetensi inti Waskita, yaitu infrastruktur konektivitas dan pengembangan kawasan," pungkas Gunadi.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif