Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

Astra Kaji Potensi Kenaikan Penjualan setelah Diterapkan Relaksasi PPnBM

Ekonomi otomotif pajak kendaraan astra international
Annisa ayu artanti • 16 Februari 2021 10:38
Jakarta: PT Astra International Tbk (ASII) menyambut relaksasi pembebasan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan roda empat.
 
Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan adanya relaksasi tersebut akan mendorong pertumbuhan penjualan kendaraan roda empat yang tergerus akibat pandemi covid-19.
 
"Grup otomotif kami masih mengkaji seberapa besar potensi kenaikan penjualan yang akan terjadi sebagai dampak diterapkannya kebijakan ini," kata Boy kepada Medcom.id, Selasa, 16 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Boy menjelaskan pihaknya juga akan memantau dinamika pasar sebelum dan setelah relaksasi ini diterapkan. Ia berharap adanya relaksasi ini akan berdampak positif dan dapat mendorong kenaikan penjualan yang mulai pulih di akhir 2020.
 
"Dari sisi permintaan hal ini akan berdampak positif, dan dapat mendorong kenaikan penjualan, namun kami masih kaji di internal kami lebih lanjut," ujarnya.
 
Sebelumnya, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Januari 2021, tercatat tren pertumbuhan mobil Astra sudah terlihat di awal tahun. Di awal tahun ini market share Astra masih mencapai 51 persen.
 
Sepanjang Januari 2021, Astra mencatat penjualan sebanyak 26.830 unit. Kontribusi terbesar dalam penjualan Januari 2021 adalah Toyota sebanyak 16.047 unit, lalu diikuti Daihatsu sebanyak 8.993 unit, dan Isuzu sebanyak 1.756 unit. Kemudian Peugeot sebanyak 34 unit.
 
Pemerintah memberikan relaksasi Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor. Insentif ini rencananya akan diberikan mulai Maret sampai dengan Desember 2021.
 
Adapun, penyesuaian terhadap tarif PPnBM dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 ini bertujuan untuk menggairahkan kembali industri otomotif dan meningkatkan investasi di sektor tersebut.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif