UMKM. Foto : MI/Adam.
UMKM. Foto : MI/Adam.

Kemenkop UKM Gulirkan Program Magang Calon Wirausaha

Ekonomi lapangan pekerjaan UMKM Kementerian Koperasi dan UKM
Ilham wibowo • 28 September 2020 14:23
Jakarta: Kementerian Koperasi dan UKM menggulirkan program magang untuk memunculkan wirausaha baru yang punya potensi berkembang. Pengenalan dunia usaha dinilai penting untuk menyusun strategi bisnis yang ideal.
 
Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim mengatakan bahwa program magang ini dilaksanakan untuk menumbuhkan wirausaha baru di kalangan pemuda dan pelajar. Langkah ini dalam upaya mengurangi jumlah pengangguran dan pengentasan kemiskinan dalam penciptaan lapangan kerja.
 
"Sasaran akhir dari program adalah tumbuhnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat," kata Arif melalui keterangan tertulisnya, Senin, 28 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arif menekankan penumbuhan wirausaha baru tersebut memerlukan tahapan-tahapan proses yang tidak instan. Perubahan pola pikir generasi muda, peningkatan motivasi berwirausaha, minat, semangat, serta cara-cara memulai wirausaha sangat diperlukan.
 
Dalam kegiatan ini para pemuda akan ditempatkan dan belajar secara langsung pada pelaku usaha selama periode waktu tertentu. Pesertanya akan mendapatkan pengalaman dan menjembatani pemahaman para pemuda terhadap aktivitas dunia kerja dan dunia usaha dengan cara bekerja secara paruh waktu selama jangka waktu tertentu.
 
"Jadi mereka mengetahui secara lebih utuh profil, karakter dan pola kerja dunia usaha," ujarnya.
 
Selain itu, peserta magang juga akan mendapatkan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan di bidang tertentu agar memiliki daya saing untuk menjadi pekerja profesional maupun wirausahawan di masa yang akan datang. Program magang ini difokuskan untuk pelajar lulusan SMA/sederajat, mahasiswa, lulusan perguruan tinggi, dan masyarakat pelaku UKM yang berusia maksimal 40 tahun.
 
"Melalui kegiatan magang ini diharapkan dapat tercipta interaksi dengan para pemuda, sarjana, dan narasumber yang akan memperkaya metode dan alat di dalam menjalankan aktivitas bisnis, meningkatkan kredibilitas dan tanggung jawab sosial perusahaan, serta sebagai sarana untuk mengidentifikasi peserta potensial untuk dijadikan mitra usaha maupun karyawan dalam pengembangan usahanya," papar Arif.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif