Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

PPKM Jawa-Bali dan Vaksinasi Diprediksi Pulihkan Ekonomi

Ekonomi Airlangga Hartarto Pemulihan Ekonomi Nasional vaksin covid-19
Wandi Yusuf • 12 Januari 2021 10:20
Jakarta: Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali dan vaksinasi diprediksi bisa memulihkan ekonomi. Syaratnya, menurut pengamat ekonomi dari Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Sutia Budi, masyarakat harus benar-benar mendukung dua kebijakan tersebut. 
 
Menurutnya, kunci utama memulihkan ekonomi saat ini adalah mengerem laju persebaran covid-19. Pemberlakuan PPKM di Jawa-Bali, kata dia, merupakan upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional dalam jangka panjang. 
 
"Saat ini tentu terganggu, tapi ini akan berdampak positif dalam jangka panjang. Langkah ini merupakan investasi yang sangat berharga," kata Sutia Budi, melalui keterangan tertulis, Selasa, 12 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia melanjutkan, untuk mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat dalam jangka pendek, bantuan sosial wajib secepatnya disalurkan. Selain itu, pemerintah perlu kerja cepat dan terukur.
 
"Vaksinasi sangat dinanti. Kabar baik bahwa fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) telah menyatakan salah satu vaksin halal dan suci, tentu sangat melegakan kita semua. Pemerintah dan seluruh komponen bangsa harus gotong-rotong, bekerja lebih keras lagi. Proses vaksinasi adalah pekerjaan besar, investasi besar,” kata dia.
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini kegiatan ekonomi akan tetap berlangsung selama pemberlakuan PPKM di Jawa-Bali. Dia optimistis ekonomi akan pulih.
 
"Kita optimistis proyeksi (pertumbuhan ekonomi) sampai akhir tahun di kisaran 5 persen," ujar Airlangga dalam jumpa pers, beberapa waktu lalu.
 
Baca: Survei: Ekonomi 41% Warga Tak Terganggu Selama Pandemi
 
Beberapa indikator yang mendorong keyakinan pemerintah optimistis adalah pergerakan ekonomi Tanah Air yang tetap bertumbuh walaupun ada pembatasan. Ini terlihat dari respons indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menguat di level 6.128, begitu juga dengan nilai tukar rupiah.
 
Di samping itu, Airlangga mengungkapkan bahwa indeks manufaktur indonesia juga naik mencapai 51,3. Beberapa harga komoditas juga mencapai harga tinggi, seperti minyak kelapa sawit, batubara, dan nikel.
 
Vaksinasi kepada masyarakat pun disiapkan pemerintah yang rencananya dimulai pada pertengahan Januari 2021 dan diharapkan memberikan kepercayaan masyarakat setelah sebelumnya membuat perekonomian terpuruk lebih dalam akibat pandemi Covid-19.
 
"Pemerintah memperhatikan kebutuhan masyarakat yang utama adalah kesehatan, kemudian kedua pemerintah hadir untuk menjaga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat," kata dia.
 
(UWA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif