Pangan. Foto : MI.
Pangan. Foto : MI.

Aksi Merger BUMN akan Perkuat Ekosistem Pangan Nasional

Ekonomi pertanian BUMN pangan rni
Desi Angriani • 03 Desember 2021 13:42
Jakarta: PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) meyakini perampingan enam BUMN pangan menjadi tiga BUMN dalam aksi merger pangan nasional mulai dari hulu hingga ke hilir.

“Penggabungan BUMN pangan akan memperkuat ekosistem end to end pangan, mulai hulu sektor pertanian, perikanan, peternakan, garam dan di hilir perdagangan dan logistik Indonesia,” ujar Direktur Utama RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 3 Desember 2021.
 
Ia menjelaskan merger enam BUMN tersebut merupakan fase kedua menuju holding BUMN Pangan. Sementara RNI dipersiapkan sebagai induk holding BUMN Pangan tersebut.
 
"Dengan bergabungnya BUMN pangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan peran di masing-masing sektor," ungkap dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut akta penggabungan 6 BUMN pangan:
 
PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) masuk ke dalam PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).
PT Perikanan Nusantara (Perinus) bergabung ke dalam PT Perikanan Indonesia (Perindo).
PT Pertani masuk ke PT Sang Hyang Seri (SHS).
 
Penggabungan SHS dan Pertani dapat berperan di hulu dan berkolaborasi dengan para petani plasma dengan memproduksi beras, benih, jagung, dan produk hortikultura lainnya.
 
Sementara Perindo dan Perinus dapat saling menguatkan sektor perikanan. Baik bekerja sama dengan para nelayan maupun petambak, dengan menghadirkan produk-produk ikan yang berkualitas. Kemudian PT PPI dan BGR Logistics dapat saling melengkapi pada sektor perdagangan dan logistik secara ritel, domestik hingga pasar global melalui ekspor produk-produk pangan Indonesia.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif