Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. FOTO: Kemendag
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. FOTO: Kemendag

Indonesia Dukung Kolaborasi Transformasi Digital Perdagangan ASEAN

Ekonomi perdagangan ri perdagangan Kementerian Perdagangan Ekonomi Indonesia transformasi digital
Ilham wibowo • 11 November 2020 10:47
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyampaikan transformasi pada cara berusaha dan menjalankan proses produksi perlu perubahan. Pandemi telah mengakibatkan penurunan kinerja perekonomian di Asia Tenggara dan membatasi intensitas kerja sama antarnegara dalam berbagai bidang.
 
“Indonesia mendukung program pemulihan ekonomi di kawasan ASEAN dengan melaksanakan kerja sama transformasi digital dan mengimplementasikan penanganan hambatan nontarif perdagangan produk-produk barang esensial di kawasan ASEAN,” ungkap Agus, melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 11 November 2020.
 
Pernyataan tersebut disampaikan Agus saat mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Pertemuan ke-19 Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community Council) melalui konferensi video. Pentingnya komitmen seluruh negara ASEAN ditekankan terhadap penguatan kerja sama pemulihan yang bersifat menyeluruh dari pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Inisiatif pemulihan itu merupakan hasil keputusan KTT ke-36 ASEAN yang berlangsung pada Juni 2020. Rencananya, kerangka kerja dan program pemulihan menyeluruh yang meliputi pilar politik dan keamanan, ekonomi, serta sosial dan budaya ASEAN akan dilaporkan dalam KTT ke-37 ASEAN.
 
“Kondisi saat ini harus dipandang sebagai peluang mengembangkan infrastruktur digital dan digitalisasi usaha guna meningkatkan peran ASEAN dalam rantai pasok regional dan global. Program pemulihan ekonomi harus fokus pada kedua hal tersebut,” tegas Agus.
 
Para menteri juga sepakat pelaksanaan prioritas dan pemulihan ekonomi tetap menjadi target utama ASEAN, meski terdapat beberapa kegiatan yang penyelesaiannya tertunda karena pandemi. Selain itu, para menteri mendorong adanya konsolidasi strategi ASEAN yang melibatkan seluruh pilar Masyarakat ASEAN dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 (4IR).
 
“Kesungguhan seluruh negara ASEAN untuk melaksanakan program pemulihan dan bekerja sama menghadapi 4IR merupakan kunci keberhasilan ASEAN untuk memulihkan perekonomiannya,” ucap Agus.
 
Usai pertemuan, Mendag bersama ASEAN Economic Ministers (AEM) dari negara-negara anggota ASEAN lainnya menandatangani nota kesepahaman the Implementation of Non-Tariff Measures on Essential Goods under the Hanoi Plan of Action on Strengthening ASEAN Economic Cooperation and Supply Chain Connectivity in Response to the Covid-19 Pandemic (MoU on NTMs).
 
Kesepakatan ini merupakan inisiatif AEM untuk memulihkan perekonomian di ASEAN. Agus menambahkan, negara-negara ASEAN sepakat untuk mengatur implementasi penanganan hambatan nontarif selama masa pandemi covid-19. Hal tersebut guna memfasilitasi perdagangan untuk produk-produk barang esensial di kawasan ASEAN.
 
“Indonesia turut berpartisipasi dalam melaksanakan langkah strategis ASEAN untuk mengatasi pandemi covid-19 dan memulihkan perekonomian kawasan di pilar ekonomi melalui komitmen bersama penanganan hambatan nontarif barang esensial," tutur Mendag.
 
Berdasarkan data BPS periode Januari-September 2020 neraca perdagangan Indonesia dengan ASEAN menunjukkan peningkatan surplus dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Januari-September 2019, surplus yang dicapai Indonesia hanya sekitar USD1,7 miliar; tetapi pada 2020 meningkat menjadi USD4,4 miliar.
 
Surplus tersebut merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, kinerja ekspor Indonesia ke ASEAN mengalami penurunan dari USD31 miliar pada Januari-September 2019 menjadi USD26,2 miliar pada periode yang sama pada 2020. Impor Indonesia dari ASEAN juga mengalami penurunan dari USD29,3 miliar menjadi USD21,8 miliar.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif