Bank Indonesia. Foto : MI/Usman Iskandar.
Bank Indonesia. Foto : MI/Usman Iskandar.

Momen Lebaran Berakhir, Penjualan Eceran Tiga Bulan Mendatang Diprediksi Menurun

Ekonomi Bank Indonesia Ritel Lebaran 2021
Husen Miftahudin • 11 Mei 2021 16:25
Jakarta: Bank Indonesia (BI) melaporkan, responden memprakirakan penjualan eceran pada tiga bulan ke depan (Juni 2021) menurun secara terbatas. Sementara penjualan eceran untuk enam bulan ke depan (September 2021) relatif stabil.
 
"Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) tiga bulan mendatang tercatat sebesar 149,0 atau sedikit menurun dibandingkan 150,5 pada bulan sebelumnya. Prakiraan tersebut dilatarbelakangi oleh telah berakhirnya momen Idulfitri, sehingga permintaan masyarakat menurun," ungkap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Selasa, 11 Mei 2021.
 
Adapun IEP enam bulan mendatang tercatat sebesar 151,6 atau relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 151,4. Stabilnya penjualan eceran diindikasi karena ritel masih wait and see, serta belum adanya aturan baru terkait pembatasan di September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, responden survei memprakirakan tekanan inflasi pada tiga dan enam bulan mendatang (Juni dan September 2021) diprakirakan menurun. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) tiga bulan yang akan datang (Juni 2021) sebesar 141,4.
 
"Angka ini mengalami penurunan dari 156,4 pada bulan sebelumnya. Hal tersebut diprakirakan karena kecukupan persediaan barang diiringi dengan distribusi barang yang lancar," papar Erwin.
 
Di sisi lain, IEH enam bulan yang akan datang (September 2021) sebesar 134,9 atau lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 141,7. Responden menyatakan bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh distribusi barang yang lancar, pasokan yang cukup, serta telah berlalunya hari raya keagamaan (Tahun Baru Islam).
 
Untuk kinerja penjualan eceran pada kuartal I-2021, bank sentral menyatakan sedikit membaik meski masih dalam fase kontraksi. Indeks Penjualan Eceran kuartal I-2021 diprakirakan sedikit membaik menjadi sebesar minus 16,3 persen (yoy) dari negatif 16,8 persen (yoy).
 
Indikasi peningkatan kinerja penjualan eceran pada kuartal I-2021 terutama dilatarbelakangi oleh peningkatan penjualan kelompok barang lainnya termasuk subkelompok Sandang serta Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.
 
"Persiapan bulan Ramadan diindikasi menjadi salah satu faktor pendorong pada kuartal laporan, meski pertumbuhan tertahan karena penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di area Jawa-Bali yang diperluas ke lima daerah," pungkas Erwin.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif