Ilustrasi EBT. Foto: AFP
Ilustrasi EBT. Foto: AFP

Porsi Pembangkit Energi Terbarukan PLN Baru 13,6%

Ekonomi PLN Energi Terbarukan
Suci Sedya Utami • 25 November 2020 14:22
Jakarta: PT PLN (Persero) mencatat porsi pembangkit energi baru terbarukan (EBT) hingga November baru mencapai 13,6 persen dengan kapasitas terpasang sebesar 8.000 megawatt (MW).
 
Direktur Mega Proyek PLN Ikhsan Asaad mengatakan, dari porsi tersebut didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP). Kemudian Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBM).
 
Ikhsan mengatakan hingga 2020, proyeksi bauran energi di pembangkit PLN masih akan didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang menggunakan bahan bakar batu bara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Namun kami tetap komit mengejar bauran 23 persen di 2025," kata Ikhsan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 25 November 2020.
 
Ikhsan mengatakan untuk mengejar target 25 persen tersebut, di daerah timur dengan potensi matahari yang tinggi maka akan dikembangkan PLTS. Namun, untuk daerah yang memiliki potensi angin yang tinggi akan dikembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
 
Selain itu, perusahaan setrum nasional ini juga memiliki program co-firing yakni menyubtitusi batu bara dengan biomassa atau sampah. Ia bilang ini menjadi solusi pemenuhan target bauran energi.
 
Mantan General Manager PLN UID Jakarta Raya ini mengatakan pihaknya memiliki 52 PLTU dengan kapasitas 18 ribu MW. Apabila dikonversi batu baranya 1-5 persen dengan biomassa, maka membutuhkan kira-kira delapan juta ton sampah per tahun.
 
Lebih lanjut, Ikhsan menambahkan agar badan usaha yang membangun EBT diberikan kemudahan perizinan, konstruksi, hingga pengusahaan.
 
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif