PTPN. Foto : MI.
PTPN. Foto : MI.

2021, PTPN X Targetkan Produksi 275 Ribu Ton Gula dan 11 Ribu Ton Tembakau

Ekonomi Gula tembakau ptpn
Annisa ayu artanti • 20 Mei 2021 19:15
Jakarta: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X optimistis produksi gula dan tembakau tahun ini akan tercapai dengan dimulainya masa giling serta perluasan tanah tembakau.
 
Di 2021, PTPN X menargetkan produksi gula sebesar 275.658 ton dengan jumlah tebu digiling sebesar 3,4 juta ton. Sedangkan untuk angka rendemen ditargetkan sebesar 8,03 persen dengan produktivitas 73,17 ton per hektar.
 
Sedangkan untuk komoditi tembakau, PTPN X meningkatkan luas areanya menjadi 605 hektar, dengan produksi daun hijau sebesar 11.641 ton. Produktivitas daun kering ditargetkan sebesar 1,89 ton per hektar dengan produktivitas daun hijau ditargetkan sebesar 19,24 ton per hektar.
 
"PTPN X telah menunjukkan kinerja terbaiknya di tahun lalu. Terbukti dari komoditas tembakau, ada peningkatan di sisi luasan lahan dan juga produktivitas. Pada komoditas gula, PTPN X juga menunjukkan capaian-capaian produksi yang optimal. Saya yakin tahun 2021 ini segala target akan tercapai," kata Direktur Utama Holding Perkebunan M Abdul Ghani dalam keterangan tertulis, Kamis, 20 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ghani juga menjelaskan Pabrik Gula Ngadiredjo menjadi pabrik pertama milik PTPN X yang mengawali giling di tahun 2021 dan akan segera diikuti oleh kedelapan pabrik gula lainnya.
 
Pabrik gula tersebut akan menggiling tebu sebanyak 732.615 ton dengan rendemen 8,25 persen dan memproduksi gula sebesar 60.538 ton. Rencananya proses giling di Pabrik Gula  Ngadiredjo akan berlangsung hingga September 2021.
 
Sementara untuk komoditas tembakau, Kebun Ajong Gayasan dan Kebun Kertosari Jember berkomitmen untuk memberikan performa terbaik dalam menghasilkan tembakau berkualitas yang sesuai dengan permintaan pasar tahun ini.
 
Direktur PTPN X, Aris Toharisman menambahkan, salah satunya produksi dua kebun tersebut adalah tembakau kualitas NW sebesar 30 persen. Perusahaan juga menargetkan area tanam seluas 375.588 hektar dan produksi ekspor sebesar 532.838 kg, Kebun Ajong Gayasan optimis bisa meraup laba Rp52 miliar.
 
"Ada peningkatan untuk komoditas tembakau yaitu penambahan luas areal tanam dari sebelumnya 500 hektar menjadi 605 hektar. Ini merupakan wujud kepercayaan dari investor kepada kebun tembakau milik PTPN X," jelas Aris.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif