Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Optimisme Kebangkitan Ekonomi RI Topang Kepercayaan Investor

Ekonomi investor Pemulihan Ekonomi
Husen Miftahudin • 29 Juli 2020 19:13
Jakarta: Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai tingginya optimisme Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri dan pemulihan yang cepat pascapandemi covid-19 membawa angin segar bagi para pelaku pasar untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
 
"Optimisme ini membawa angin segar tersendiri bagi pelaku pasar untuk kembali masuk ke pasar dalam negeri, sehingga ketakutan pasar kembali sirna dan ketakutan gagal bayar kembali ambyar," ujar Ibrahim dalam keterangannya kepada Medcom.id, Rabu, 29 Juli 2020.
 
Berdasarkan hasil survei McKinsey, Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat optimisme paling tinggi terkait dengan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi pascapandemi. Posisi Indonesia di bawah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, India, dan di atas Tiongkok, Amerika Serikat, Australia, hingga Jepang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Ibrahim, meskipun pertumbuhan ekonomi RI diproyeksi minus di kuartal II-2020, namun ini menjadi awal kebangkitan ekonomi. Sehingga, di kuartal berikutnya pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali positif.
 
Namun demikian, ia mengingatkan agar tingginya optimisme ini dibarengi dengan penanganan pandemi covid-19 yang efektif dan berjalan seiring dengan pembukaan aktivitas ekonomi. Dengan begitu, maka kondisi ekonomi domestik bakal pulih pada kuartal III dan kuartal IV.
 
"Kalau itu terjadi, maka pertumbuhan ekonomi kita secara keseluruhan tahun ini akan bisa tetap di zona positif," ungkap Ibrahim.
 
Adapun dalam penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah melemah tipis. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp14.542 per USD dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp14.535 per USD.
 
Mata uang Garuda tersebut melemah tujuh poin atau setara 0,05 persen. Sedangkan rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.455 per USD sampai Rp14.595 per USD.
 
Sedangkan menukil data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.540 per USD. Berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.570 per USD atau mengalami pelemahan sebanyak 27 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.543 per USD.
 
"Dalam perdagangan besok rupiah kemungkinan akan diperdagangkan fluktuatif namun ditutup menguat 50 hingga 100 poin di kisaran Rp14.500 per USD sampai Rp14.580 per USD," tutup Ibrahim.

 

(DEV)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif