Ilustrasi. Foto: AFP/Adek Berry.
Ilustrasi. Foto: AFP/Adek Berry.

2021, Investasi Sektor Minerba Dibidik Capai USD5,9 Miliar

Ekonomi migas minerba Kementerian ESDM
Antara • 15 Januari 2021 21:28
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan investasi di subsektor mineral dan batu bara (minerba) mencapai USD5,98 miliar pada tahun ini.
 
"Pada 2021, kami merencanakan target investasi mendekati USD6 miliar. Ini semua tugas besar, tugas berat yang harus kita usung bersama dalam rangka pemulihan ekonomi," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin dalam konferensi pers secara virtual, dikutip dari Antara, Jumat, 15 Januari 2021.
 
Ridwan mengatakan target investasi pada 2021 mengalami penurunan dari target 2020 yang sebesar USD7,7 miliar. Realisasi investasi minerba pada 2020 hanya sebesar USD4 miliar yang diakibatkan oleh pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, sejumlah faktor yang menjadi kendala terhadap realisasi investasi pada 2020, yakni kesulitan operasional hingga mobilisasi personil yang terbatas, sebagai dampak dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pandemi covid-19.
 
Untuk mencapai realisasi investasi tahun ini, Kementerian ESDM pun berupaya untuk memfasilitasi badan usaha atau calon investor dalam menyediakan informasi yang seluas-luasnya.
 
"Yang paling praktis saat ini, kami menyediakan dokumen-dokumen berupa info memo yang jelas, informasi awalnya seperti apa, apa yang mau diinvestasikan, kondisi dan cadangannya seperti apa, regulasinya bagaimana. Kami layani sebaik-baiknya untuk penyediaan informasi," kata Ridwan.
 
Selain itu, Kementerian ESDM juga berkoordinasi dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal agar mekanisme investasi yang diterapkan harmonis, sehingga memudahkan calon investor.
 
Sebagai tambahan, pada 2021, subsektor minerba memiliki empat kegiatan prioritas. Pertama dari regulasi, direncanakan ada 4 kebijakan yang akan terbit yang mengatur tentang Kebijakan Percepatan Peningkatan Nilai Tambah Batubara dan Rencana Produksi dan Pemanfaatan Mineral dan Batubara Untuk Kebutuhan Domestik.
 
Kedua adalah monitoring pembangunan fasilitas pengolahan pemurnian mineral atau smelter dalam negeri yang menargetkan 23 smelter dapat beroperasi di 2021.
 
Kemudian, optimalisasi PNBP subsektor minerba, serta pengawasan dan penilaian reklamasi pascatambang yang berbasis teknologi.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif