Ilustrasi kartu prakerja. Foto: Dok. Setkab
Ilustrasi kartu prakerja. Foto: Dok. Setkab

Penerimaan Kartu Prakerja Bakal Dibuka Lagi?

Ekonomi pelatihan kerja Kartu Prakerja
Eko Nordiansyah • 29 Oktober 2020 14:40
Jakarta: Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja belum memutuskan apakah akan membuka kembali penerimaan kartu prakerja. Saat ini kuota peserta sebanyak 5,6 juta sudah terpenuhi sampai dengan penerimaan gelombang X.
 
Meski begitu, sejak gelombang I sampai IX ada 373.745 penerima kartu prakerja yang dicabut kepesertaannya. Mereka dicabut kepesertaannya karena tidak membeli pelatihan pertama dalam kurun waktu 30 hari sejak dinyatakan lolos.
 
"Kami saat ini masih menunggu keputusan dari Komite Cipta Kerja (untuk membuka kembali penerimaan peserta)," kata Head of Communications PMO Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu kepada Medcom.id, Kamis, 29 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hingga gelombang X lalu, sudah ada 5,59 juta peserta yang telah diterima dalam program kartu prakerja atau memenuhi kuota peserta yang ditetapkan pemerintah. Secara keseluruhan, ada 36,6 juta orang yang melakukan registrasi melalui situs resmi kartu prakerja.
 
Adapun sampai 14 Oktober lalu, insentif yang telah disalurkan mencapai Rp3,97 triliun untuk 4,55 juta peserta. Kemudian ada 5,19 juta peserta yang telah membeli pelatihan, serta 4,77 juta di antaranya telah menyelesaikan minimal satu pelatihan.
 
Louisa menjelaskan, saat ini PMO masih menunggu status kepesertaan dari para peserta kartu prakerja di gelombang X. Mereka masih memiliki waktu dua hari lagi untuk membeli pelatihan pertamanya sebelum status kepesertaannya dicabut.
 
"Untuk penerima Kartu Prakerja gelombang 10 jatuh tempo pembelian pelatihan pertama adalah 31 Oktober 2020 pukul 23.59 WIB," ungkap dia.

 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif