BI. Foto : MI/Usman Iskandar
BI. Foto : MI/Usman Iskandar

BI Prediksi Inflasi di Sumatra hingga 2,3% di 2020

Ekonomi Bank Indonesia
Antara • 05 Juli 2020 09:00
Medan: Inflasi di Sumatra pada 2020 diprediksi relatif akan melambat dibandingkan 2019 atau hanya pada kisaran 1,9 sampai 2,3 persen.
 
"Pada 2019 inflasi di Sumatra sebesar 2,23 persen," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut, Wiwiek Sisto Widayat, di Medan, dikutip dari Antara, Minggu, 5 Juli 2020.
 
Penurunan inflasi di Sumatra pada 2020, katanya, didorong melemahnya inflasi di semua provinsi sebagai dampak penurunan harga berbagai barang dan daya beli yang menurun akibat pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, beberapa komoditas seperti harga bahan pokok serta rokok dan emas tetap perlu diperhatikan karena bisa mendorong kenaikan inflasi.
 
"Harga bahan makanan diperkirakan masih mengalami inflasi, namun relatif sedikit melambat dibandingkan 2019," katanya.
 
Wiwiek menjelaskan ada beberapa ancaman atau risiko terhadap kenaikan inflasi. Mulai dari transmisi kenaikan cukai dan harga jual eceran rokok yang melebihi transmisi historis yang dapat menyebabkan harga berbagai jenis rokok meningkat lebih tinggi lagi.
 
Kemudian, penyesuaian tarif transportasi daring dari penyedia jasa di luar prakiraan sebelumnya, juga dapat menambah tekanan bagi inflasi.
 
Termasuk anomali cuaca, khususnya curah hujan dengan intensitas yang lebih tinggi dari historis yang berisiko meningkatkan inflasi bahan makanan.
 
"Kondisi ekonomi global yang berisiko semakin tidak menentu juga dapat menambah tekanan pada inflasi," katanya.

 

(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif