Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) I Budi Gunadi Sadikin. Foto: Medcom.id/Desi Angriani
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) I Budi Gunadi Sadikin. Foto: Medcom.id/Desi Angriani

Wamen BUMN: Kesehatan Jadi Prioritas Jika Ingin Pulihkan Ekonomi

Ekonomi covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional
Ilham wibowo • 12 Oktober 2020 14:00
Jakarta: Wakil Menteri BUMN I yang menjabat sebagai Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin kembali menegaskan, bahwa aspek kesehatan masih menjadi prioritas utama menghadapi pandemi covid-19.
 
Stimulus yang diberikan pemerintah hanya mengganjal putaran mundur roda perekonomian.
 
"Pak Presiden jelas prioritas ada di kesehatan, sehebat apapun yang kita lakukan di sektor ekonomi kalau sektor kesehatan tidak beres tidak akan selesai masalah di perekonomian," kata Budi dikutip dari program Blak-Blakan Detik.com, Senin, 12 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Budi memaparkan bahwa krisis ekonomi global akibat masalah wabah sangat berdampak terhadap negara dengan aktivitas perekonomian yang didominasi aktivitas fisik. Cara kerja work from home (WFH) dengan mengandalkan teknologi digital, nyatanya tidak cukup membantu rantai pasok industri manufaktur dan usaha mikro.
 
"Unfortunately Indonesia banyak digerakkan ekonominya oleh kontak fisik. Selama orang merasa masih takut dan tidak mau keluar, roda ekonomi tidak akan berputar normal," ujarnya.
 
Program jaring pengaman sosial telah diimplementasikan sejak pemerintah memutuskan untuk memulai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam percepatan penanganan wabah. Penyaluran dana bantuan hingga ratusan triliun rupiah kemudian difokuskan untuk diterima masyarakat berpenghasilan terkecil.
 
"Fungsi kami hanya mengganjal, selama roda perekonomian belum berputar normal untuk rakyat-rakyat yang paling kecil income-nya. Kemudian UMKM yang 90 persen lebih menyerap tenaga kerja dan paling besar perannya terhadap perekonomian nasional atau 56-58 persen dari total PDB," paparnya.
 
Dua sektor yang dijadikan prioritas pemulihan ekonomi nasional tersebut merupakan resep utama menghadapi krisis 2020 yang beda dibanding krisis ekonomi 1998 dan 2008. Menurut Budi, dana hibah yang telah disalurkan pemerintah kepada ratusan juta masyarakat penerima terdampak covid-19 sejauh ini bisa mempertahankan stabilitas sosial dan politik di Indonesia.
 
"Memang tidak sempurna, ada kekurangan ada duplikasi, kemudian ada yang tidak dapat. Tapi secara umum 120 juta orang dengan pendapatan paling rendah itu dibantu pemerintah," ungkapnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif