Ilustrasi tambang batu bara. Foto: AFP
Ilustrasi tambang batu bara. Foto: AFP

Naik, Harga Batu Bara Acuan Terkerek ke Level USD51/Ton

Ekonomi batu bara Kementerian ESDM
Suci Sedya Utami • 01 Oktober 2020 20:27
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batu bara acuan (HBA) untuk Oktober sebesar USD51 per ton. HBA tersebut mengalami kenaikan 3,2 persen setelah sempat turun pada September yang berada di level USD49,42 per ton.
 
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan kenaikan tersebut dipengaruhi oleh sinyal positif industri yang mulai bangkit di Tiongkok dan Jepang.
 
"Permintaan batu bara dari Tiongkok meningkat karena harga batu bara domestik Tiongkok lebih tinggi daripada harga batu bara impor," ujar Agung di Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agung menambahkan mulai pulihnya industri baja dan otomotif Jepang ikut meningkatkan permintaan batu bara global. Naiknya permintaan batu bara di beberapa negara menyebabkan naiknya rata-rata indeks bulanan penyusun HBA, yaitu ICI naik 0,53 persen, Platt's naik 0,12 persen, GCNC naik 6,29 persen, dan NEX naik 6,01 persen.
 
Semenjak covid-19 ditetapkan sebagai pandemi global sepanjang 2020, HBA sempat menguat sebesar 0,28 persen di angka USD67,08 per ton pada Maret dibandingkan pada Februari di angka USD66,89 per ton.
 
Kemudian, HBA terus mengalami pelemahan ke angka USD65,77 per ton pada April dan USD61,11 per ton pada Mei. Selanjutnya, pada Juni turun ke angka USD52,98 per ton, Juli USD52,16 per ton, dan Agustus USD50,34 per ton.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif