Ilustrasi. Foto: MI/Agus Mulyawan
Ilustrasi. Foto: MI/Agus Mulyawan

Lewat IA CEPA, Kemenperin Bakal Perluas Pasar Otomotif ke Australia

Ekonomi industri otomotif Kementerian Perindustrian
Husen Miftahudin • 02 Maret 2021 17:37
Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita membeberkan langkah-langkah yang diambil untuk pemulihan industri otomotif Tanah Air. Upaya ini diperlukan, sebab selama ini sektor otomotif memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian.
 
"Kami terus mengupayakan agar sektor otomotif bisa kembali memproduksi kendaraan dengan rata-rata sebanyak 1,2 juta unit per tahun," ujar Agus dalam siaran persnya dikutip Selasa, 2 Maret 2021.
 
Adapun langkah-langkah pemulihan industri otomotif adalah dengan memberikan berbagai insentif untuk mendorong percepatan pemulihan sektor tersebut. Pemerintah juga mendorong perluasan pasar ekspor kendaraan, salah satunya ke Australia yang telah memiliki perjanjian bilateral Indonesia-Australia Comprehensive Economy Partnership Agreement (IA-CEPA) yang mulai berlaku pada 5 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rencananya, kami akan ke Jepang dalam waktu dekat untuk melakukan pembicaraan dengan para principal di Jepang agar segera memberi izin kepada APM (Agen Pemegang Merek) di Indonesia untuk mengekspor kendaraan ke Australia," paparnya.
 
Dengan demikian, lanjut Agus, produsen-produsen otomotif di Indonesia dapat segera bersiap memproduksi kendaraan dengan model yang diminati pasar Australia.
 
Agus mengungkapkan bahwa produk kendaraan bermotor produksi dalam negeri telah mampu menembus pasar ekspor ke lebih dari 80 negara di dunia. Pada periode 2020, ekspor kendaraan Completely Build Up (CBU) sebanyak 232,17 ribu unit atau senilai Rp41,73 triliun.
 
Sedangkan, pengapalan untuk kendaraan Completely Knock Down (CKD) sebanyak 53,03 ribu set atau senilai Rp1,23 triliun, dan komponen sebanyak 61,2 juta pieces atau senilai Rp17,52 triliun.
 
"Program Making Indonesia 4.0 menargetkan sektor industri kendaraan bermotor nasional menjadi pemain global. Bahkan, Indonesia akan menjadi ekspor hub kendaraan bermotor, baik untuk kendaraan berbasis bahan bakar minyak atau Internal Combustion Engine (ICE) maupun kendaraan listrik atau Electrical Vehicle (EV)," pungkas Agus.
 
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif