Paviliun Indonesia dalam pameran produk perikanan di Osaka, Jepang. Foto: dok. Kemendag.
Paviliun Indonesia dalam pameran produk perikanan di Osaka, Jepang. Foto: dok. Kemendag.

Penetrasi Produk Perikanan ke Jepang, RI Siap Raih Potensi Pasar USD9,9 Miliar

Ekonomi Ekspor Ikan jepang Kementerian Perdagangan
Husen Miftahudin • 15 April 2022 11:17
Osaka: Indonesia kembali berpartisipasi pada The 19th Seafood Show Osaka 2022 yang berlangsung pada 13-14 April 2022 di ATC Hall Osaka, Jepang. Keikutsertaan pada pameran ini menjadi gebrakan Indonesia dalam melakukan penetrasi produk perikanan dan hasil laut ke Jepang.
 
The 19th Seafood Show Osaka 2022 merupakan pameran produk perikanan terbesar di wilayah Jepang bagian barat (Kansai). Pameran ini diikuti sekitar 400 importir maupun retailer yang berdomisili di Jepang. Pada pameran ini Indonesia menjadi satu-satunya peserta dari luar Jepang yang mengikuti pameran.
 
"Jepang merupakan salah satu negara dengan konsumsi produk perikanan terbesar di dunia dengan total nilai impor dari seluruh dunia mencapai lebih dari USD9,9 miliar. Partisipasi Indonesia dalam pameran ini menjadi langkah tepat untuk menggebrak dan meningkatkan volume ekspor produk perikanan Indonesia ke Jepang," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didi Sumedi dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 15 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Didi menyampaikan, Indonesia merupakan negara pemasok hasil laut dan perikanan ke-11 bagi Jepang dengan pangsa pasar sebesar empat persen. Pada 2021, total nilai transaksi ekspor sektor ini ke Jepang tercatat sebesar USD433,8 juta atau naik 3,19 persen dibanding tahun sebelumnya.
 
"Jepang merupakan negara tujuan utama ekspor tuna sirip kuning segar dan dingin asal Indonesia. Sejak 2018 kontribusi ekspor ke Jepang selalu di atas 80 persen dari total ekspor Indonesia ke seluruh dunia," ungkap Didi.
 
Lebih lanjut, Didi menyebut peningkatan pangsa pasar tuna sirip kuning segar dan dingin asal Indonesia ke Jepang terus ditingkatkan melalui inovasi produk. Salah satunya dengan memperkenalkan tuna sirip kuning kiriotoshi/cut off yang dihadirkan dalam Paviliun Indonesia.
 
Partisipasi Indonesia pada ajang ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Perdagangan dengan Kementerian Luar Negeri, khususnya Konsulat Jenderal RI (KJRI) Osaka dan Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo. Partisipasi dikoordinasikan Tim Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Osaka dan Tim Ekonomi KJRI Osaka.
 
Pada pameran ini, Paviliun Indonesia Indonesia menghadirkan sembilan perusahaan dari berbagai daerah di Indonesia. Produk unggulan Paviliun Indonesia antara lain udang black tiger asal Papua, unagi kabayaki asal Sukabumi, gurita dan tuna sirip kuning dari Surabaya, ikan teri nasi atau anchovy dari Jepara, udang vaname dari Kalimantan, ikan kalengan dari Bali, serta berbagai jenis produk perikanan lainnya.
 
"Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan bersinergi melakukan promosi produk-produk perikanan unggulan Indonesia kepada publik Jepang. Kami menghadirkan sembilan pelaku usaha dari Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua dengan produk-produk unggulannya," ungkap Konsulat Jenderal RI Osaka Diana Emilla Sari Sutikno.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif