Ilustrasi SPBU listrik - - Foto: dok PLN
Ilustrasi SPBU listrik - - Foto: dok PLN

Yes! 6 SPBU Listrik Hadir di Indonesia Timur

Ekonomi PLN mobil listrik SPBU Listrik Kendaraan Listrik SPKLU
Antara • 17 Januari 2022 21:29
Jakarta: PT PLN (Persero) meluncurkan enam stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) secara serentak di wilayah Indonesia timur. Penambahan jumlah SPBU listrik ini diharapkan menjadi daya tarik bagi perkembangan penggunaan Electric Vehicle (EV) di Tanah Air.
 
“Infrastruktur ini diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi perkembangan penggunaan Electric Vehicle (EV) di Indonesia,” kata Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara (Sulmapana) Adi Priyanto, Senin, 17 Januari 2022

Berikut enam wilayah tersebut:

  1. Manado
  2. Kendari
  3. Ambon
  4. Labuan Bajo
  5. Mataram
  6. Jayapura
Ia menjelaskan percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) akan mendukung penurunan impor BBM dan ketahanan energi nasional. Di wilayah kerja PLN Regional Sulmapana sendiri, terdapat 10 SPKLU yang sudah beroperasi.
 
“Ditargetkan di Indonesia akan ada dua juta mobil listrik, 13 juta unit motor listrik, dan 30 ribu SPKLU pada 2030," ujar Adi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada saat bersamaan, Gubernur Sulawesi Tenggara H Ali Mazi dan General Manager PLN UIW Sulselrabar Awaluddin Hafid juga meresmikan langsung SPKLU PLN pertama di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
 
Gubernur Sulawesi Tenggara H Ali Mazi mengucapkan terimakasih atas dukungan PLN selama ini. Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan salah satu penghasil sumber daya alam nikel terbesar di Indonesia, yang mana nikel menjadi bahan baku pembuatan baterai untuk kendaraan listrik.
 
"Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) maka kita harus dukung penggunaan kendaraan listrik.
 
Bupati Konawe Utara Dr Ruksamin mengatakan hampir semua Kepala Desa dan Puskesmas di Konawe Utara telah menggunakan motor listrik untuk operasional berdasarkan instruksi Gubernur Sulawesi Tenggara.

 
“Pengalaman saya sendiri saat menggunakan mobil listrik dari Kantor Bupati Konawe Utara ke Kota Kendari dengan jarak 121 km, menghabiskan tidak sampai Rp10 ribu,” kata Ruksamin.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif