Ilustrasi mutasi virus korona - - Foto: dok AFP
Ilustrasi mutasi virus korona - - Foto: dok AFP

Luar Jawa-Bali Sumbang 11,4% Kasus Aktif Covid-19

Ekonomi Airlangga Hartarto kasus covid-19 indonesia kasus covid-19 naik
Husen Miftahudin • 24 Januari 2022 18:24
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kasus aktif covid-19 di luar wilayah Jawa-Bali mengalami kenaikan sebanyak 2.145 kasus. Angka ini menyumbang sebesar 11,4 persen dari total kasus covid-19 di Indonesia.

"Kalau kita lihat perkembangan kasus covid-19 di luar Jawa-Bali, kasus barunya 82, local transmission 75, foreign transmission 70, dan kasus kematian tiga," ujar Airlangga dalam evaluasi PPKM yang disiarkan secara virtual, Senin, 24 Januari 2022.
 
Sementara dari angka reproductions rate, Sumatra tetap berada di angka 1, Kalimantan 1, Papua 1, Maluku 0,99, Sulawesi 0,99. Sedangkan angka reproductions rate di Nusa Tenggara mengalami kenaikan menjadi 1,01.
 
"Dari situasi level PPKM, kita akan evaluasi per 31 Januari 2022. Dari evaluasi tentu kita akan melihat kesiapan dan juga terkait dengan testing dan tracing yang tentunya perlu dievaluasi setiap dua minggu," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun untuk capaian vaksinasi, Airlangga masih menyoroti empat provinsi yang masih di bawah angka target nasional sebesar 70 persen. Ketiga provinsi tersebut adalah Maluku Utara yang sudah meningkat ke 68 persen, Maluku masih di level 66 persen, Papua Barat di 46 persen, serta Papua sekitar 26 persen.
 
Hal lainnya, Airlangga menekankan persiapan G20 sudah dilakukan berbagai kegiatan secara daring pada Januari 2022. "Ini di Februari nanti mulai ada kegiatan yang bersifat luring," tuturnya.
 
Terkait persiapan MotoGP Mandalika, ia melaporkan tingkat vaksinasi dosis pertama di Lombok Tengah sudah mencapai 87,9 persen dan dosisi kedua sudah 61,1 persen. Pemerintah juga tengah mempersiapkan vaksin booster untuk Lombok Tengah pada Januari-Maret sebesar 76.718 sasaran.
 
"Lombok Barat juga sudah 88 persen capaian dosis pertama, sedangkan dosis kedua 62 persen, dan untuk booster 47 ribu (sasaran). Di Kota Mataram dosis satunya sudah 110 persen karena juga disuntik yang bukan dari Kota Mataram. Sementara dosis kedua sudah mencapai 78,6 persen dan disiapkan booster sebanyak 158.301," pungkas Airlangga.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif