Ilustrasi. Foto: Pexels
Ilustrasi. Foto: Pexels

Kemendag: Ekspor Produk Herbal ke Nigeria Menjanjikan

Ekonomi Ekspor Kementerian Perdagangan industri jamu
Nia Deviyana • 25 Juli 2021 14:37
Jakarta: Produk jamu dan suplemen herbal Indonesia makin diminati masyarakat Nigeria. Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos meyakini ekspor produk jamu asal Indonesia sangat menjanjikan di masa depan.
 
"Menurut data trade map, di Nigeria, Indonesia merupakan salah satu penyuplai produk jamu ke-15. Nigeria merupakan importir jamu terbesar di Kawasan Afrika Barat yang mencapai USD1,3 juta di 2020. Semoga tahun ini dan tahun yang akan datang, ekspor herbal ke Nigeria akan semakin meningkat," ujar Kepala Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Kemendag RI Heriyono Hadi Prasetyo dalam Forum Bisnis dan Penjajakan Kesepakatan Dagang, dikutip Medcom.id, Minggu, 25 Juli 2021.
 
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang diolah Kemendag, untuk kategori jamu dan suplemen herbal, Indonesia merupakan pengekspor jamu ke-18 di dunia. Total nilai ekspor jamu Indonesia ke dunia pada 2021 mencapai USD41,5 juta atau meningkat 10,96 persen dibandingkan 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tren ekspor alat kesehatan Indonesia terus tumbuh sebesar 7,8 persen per tahun selama beberapa tahun terakhir (2016-2020).
 
"Jamu dan suplemen herbal Indonesia merupakan produk yang sangat dicari masyarakat Nigeria, khususnya Nigeria bagian utara. Kami berharap ke depannya akan semakin banyak lagi UKM produk jamu dan suplemen herbal dari Indonesia yang masuk ke pasar Nigeria dan meningkatkan ekspor Indonesia ke Nigeria, termasuk UKM binaan PPEI,” ujar Heriyono.
 
Kepala ITPC Lagos Hendro Jonathan menjelaskan, Nigeria merupakan pasar yang menjanjikan bagi Indonesia dengan jumlah penduduk saat ini mencapai lebih dari 200 juta jiwa.
 
"Kesadaran mengonsumsi minuman dan makanan herbal juga mulai terbentuk di tengah masyarakat Nigeria. Peluang ekspor ini perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para pelaku usaha Indonesia," imbuh Hendro.
 
Data yang diperoleh Kemendag menunjukkan total perdagangan Indonesia-Nigeria periode Januari-April 2021 mencapai USD776,49 juta. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke Nigeria tercatat sebesar USD140,68 juta. Sementara impor Indonesia dari Nigeria tercatat sebesar USD635,81 juta yang didominasi impor minyak bumi.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif