BTN. Foto : MI.
BTN. Foto : MI.

Kenormalan Baru, BTN Optimalkan Kanal Digital

Ekonomi btn Kenormalan Baru
Annisa ayu artanti • 28 Mei 2020 15:53
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berencana memaksimalkan penggunaan digital untuk mempermudah masyarakat untuk memiliki hunian di era new normal (konormalan baru).
 
Direktur Utama BTN Pahala N Mansury mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan situs btnproperti.co.id dan aplikasi untuk menjual Kredit Pemilikan Rumah (KPR) saat era tersebut.
 
"Kita pun di BTN melihat mencoba bagaimana kita juga bisa menjual KPR juga secara online," kata Pahala dalam acara Economic Challanges Metro TV, Kamis, 28 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam website dan aplikasi yang disediakan BTN, Pahala menuturkan akan langsung terjalin interaksi secara end to end antara nasabah dan debitur.
 
Selain itu BTN juga akan mengembangkan teknologi supaya calon pembeli rumah bisa melihat secara riil kondisi dan lokasi rumah dengan teknologi 360 derajat.
 
Menurutnya, teknologi seperti ini akan sangat diperlukan untuk era kenormalan baru, dengan semua orang berusaha menjangkau semua hal secara digital.
 
Dalam video konferensi beberapa waktu lalu, Pahala juga menyampaikan bahwa BTN menyambut era kenormalan baru dengan berkolaborasi dengan pengembang.
 
Pahala mengatakan perseroan akan menjadi mitra pemerintah maupun pengembang dalam mendorong kebangkitan bisnis properti.
 
"BTN menyambut new normal berkolaborasi dengan pengembang membuat strategi agar tetap survive dalam menjalankan bisnis properti di tengah pandemi," ucapnya.
 
Adapun di tengah pandemi, perseroan menunjukkan komitmen sebagai bank penyalur KPR subsidi maupun nonsubsidi. Tercatat hingga April 2020 penyaluran KPR subsisi BTN telah menembus 105 persen dari target atau telah terealisasi sebanyak 26.836 unit.
 
Pencapaian tersebut merupakan realisasi 99 persen atau sebesar Rp3,57 triliun dari dana subsidi pemerintah yang disalurkan melalui BTN.
 
"Mulai Mei 2020, kami siap menyalurkan SSB dengan target 146 ribu unit diharapkan dapat terserap semua di tahun ini," ujarnya.
 
Di masa pandemi BTN juga memberikan tambahan likuiditas untuk penyerapan kuota SSB, melakukan perbaikan business process terutama untuk calon debitur ASN, TNI, Polri, BUMN kolektif maupun payroll. Selain itu BTN juga memberikan relaksasi penyerapan KPR subsidi untuk menjaga pertumbuhan realisasi KPR Subsidi.
 
"Banyak hal yang sudah dilakukan untuk mendukung penyerapan produk pengembang dengan menyiapkan produk dan layanan berbasis digital. Makin banyak kemudahan, masyarakat juga akan dengan cepat mengakses produk-produk rumah yang dijual pengembang melalui portal rumah online," jelasnya.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif